Berita Riau Terkini
Terserang ISPA, Nenek Ponirah Dapat Pengobatan Gratis dari PLTU Tenayan Raya
PLTU Tenayan bersama Kodim 0301/Pekanbaru mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat di kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya (14/8/2019).
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Rinal Maradjo
Terserang ISPA, Nenek Ponirah Dapat Pengobatan Gratis dari PLTU Tenayan Raya
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PLTU Tenayan bersama Kodim 0301/Pekanbaru mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat di kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya (14/8/2019).
Pengobatan gratis ini merupakan rangkaian program Satgas Karhutla Provinsi Riau dalam rangka pencegahan, sosialisasi, dan pemberdayaan masyarakat untuk menangkal Karhutla.
PLTU Tenayan dan Kodim 0301/Pekanbaru menggandeng Puskesmas Tenayan Raya untuk pengobatan gratis itu.
Acara ini dikemas juga dengan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Karhutla, pemberian 400 masker gratis, pelepasliaran burung endemik, penebaran 11.000 bibit ikan, serta penanaman 1000 bibit pohon secara bertahap.
Hadir dalam kegiatan tersebut GM PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) UBJOM PLTU Tenayan Agus Prastyo Utomo, Dandim 0301/Pekanbaru Letkol inf Andri Sulistiawan, serta Muspika se Kecamatan Tenayan Raya. Pengobatan gratis dimulai pada pukul 07.30 hingga 12.00 WIB siang.
Antusias masyarakat untuk mengikuti pengobatan gratis cukup tinggi mencapai 210 orang ikut memanfaatkan layanan kesehatan gratis khusus dampak karhutla tersebut.
Ponirah (75) satu peserta pengobatan gratis merasa sangat bersyukur kepada PLTU Tenayan dan jajaran TNI atas terselenggaranya pengobatan gratis ini. Karena Ponirah sendiri sudah merasakan sakit sejak beberapa hari terakhir.
Menurut Dokter ia terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)
"Sudah sakit beberapa hari lalu, kepala pusing, agak sesak nafas, mau keluar rumah juga banyak kabut asap, jadi bingung, tadi diajak bapak tentara berobat, mudah-mudahan dengan obat-obatan yang diberikan ini, saya bisa cepat sembuh,"ujar Ponirah dengan gembira.
Saat Pemeriksaan dilakukan tim kesehatan dari Puskesmas dan PLTU Tenayan hampir rata-rata masyarakat yang datang menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama anak-anak dan balita yang juga dibawa orangtuanya ke tempat tersebut.
Ini diakibatkan tingginya kandungan PM10 di udara menyebabkan banyak masyarakat di Pekanbaru, pada khususnya di kelurahan mentangor kecamatan Tenayan raya menderita penyakit ISPA.
Terutama untuk Balita, dewasa, dan lansia rawan terkena ISPA dengan gejala batuk, pilek, demam, bahkan sesak nafas. ISPA sangat mudah menular dan dapat dialami siapa saja.
Sementara itu GM PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) UBJOM PLTU Tenayan Agus Prastyo Utomo mengajak seluruh elemen masyarakat di Tenayan raya untuk bersama-sama mencegah Karhutla.
"PLTU Tenayan merupakan objek vital nasional yang mensuplai kebutuhan listrik di kota Pekanbaru dan Provinsi Riau pada umumnya. Di tengah kabut asap ini, seluruh sumberdaya manusia dan sumber daya peralatan kami tetap harus bekerja optimal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, dan melalui ini kami berusaha meringankan beban masyarakat di sekitar PLTU Tenayan yang terdampak kabut asap akibat karhutla,"ujar Agus Prastyo Utomo.
Dandim/0301 Pekanbaru Letkol inf Andri Sulistiawan, pada kesempatan tersebut juga berpesan agar masyarakat ubah pola pikir dalam memanfaatkan alam.
"Jika kita merawat alam, maka alampun juga akan menjaga kita. Stop membakar hutan dan lahan jika hanya untuk mencari uang semata. kami Satgas Karhutla siap bersinergi dengan perusahaan sekitar jika disini PLTU Tenayan, dan pemerintah daerah untuk memberikan program pemberdayaan masyarakat ditiap-tiap kecamatan,"ujar Andri Sulistiawan.
Sinergi PT PJB UBJOM PLTU Tenayan dengan TNI/POLRI, Puskesmas, Pemda, dan seluruh elemen masyarakat lainnya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar PLTU Tenayan merupakan wujud komitmen kepedulian sosial dan lingkungan perusahaan. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pltu-tenayan-raya.jpg)