Berita Riau

Wakil Rakyat vs Hakim PN Siak, Humas PN Siak: Bapak Itu Background Pendidikannya Sarjana Apa?

Wakil Rakyat vs Hakim Pengadilan Negeri Siak, Humas PN Siak: Bapak Itu Background Pendidikannya Sarjana Apa?

Wakil Rakyat vs Hakim PN Siak, Humas PN Siak: Bapak Itu Background Pendidikannya Sarjana Apa?
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Wakil Rakyat vs Hakim PN Siak, Humas PN Siak: Bapak Itu Background Pendidikannya Sarjana Apa? 

Wakil Rakyat vs Hakim PN Siak, Humas PN Siak: Bapak Itu Background Pendidikannya Sarjana Apa?

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Wakil Rakyat vs Hakim Pengadilan Negeri Siak, Humas PN Siak: Bapak Itu Background Pendidikannya Sarjana Apa?

Pengadilan Negeri (PN) Siak tidak terima dengan kritikan anggota Komisi II DPRD Siak Ariadi Tarigan, terkait putusan bebas perkara dugaan pemalsuan SK pelepasan kawasan hutan terhadap terdakwa Eks Kadishutbun Siak Teten Effendi dan Direktur PT Duta Swakarya Indah (DSI) Suratno Konadi.

Baca: KRONOLOGI Mobil Masuk Jurang 30 Meter di Kampar Riau, Korban Dua Orang Tewas dan Lima Luka Berat

Baca: SISWI SMP di Bengkalis Riau Diperkosa di Kandang Sapi, Pelaku Akui Sempat Berhubungan Suami Istri

Baca: DICOPOT dari Jabatan Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi akan Pindah ke Kementrian Dalam Negeri

Baca: 1.946 Preman dan Penjahat Mati Ditembak Petrus di Zaman Soeharto, Perangi Kejahatan Dimasa Orde Baru

Humas PN Siak Bangun Sagita Rambe justru menilai anggota dewan itu tidak kompeten mengomentari putusan PN Siak.

"Bapak itu background pendidikannya sarjana apa? Saya gak tau background pendidikannya sarjana apa itu, dia ngikutin sidang nggak, kalau gak tau jangan komentari," kata Bangun Sagita Rambe, Kamis (15/8/2019).

Ia meragukan kompetensi Ariadi Tarigan untuk mengerti dengan putusan pengadilan.

Sebab menurut dia hanya sarjana hukum yang dapat mengerti putusan hakim, sedangkan sarjana ekonomi atau lainnya tidak dapat memahami.

"Tidak sepatutnya dia memberikan komentarnya, dia backgroundnya sarjana apa? Dia mengikuti informasi dari mana. Apalagi dia anggota dewan, kalau dia mengikuti persidangan terus apa gak ada pekerjanya sebagai anggota dewan, kan begitu," kata dia.

Ia mengaku diberitahu oleh Wakil Ketua PN Siak Rozza El Afrina tentang ada pernyataan anggota dewan yang mengangap membebaskan Teten dan Suratno putusan gila.

Ia merasa perlu menerangkan ke masyarakat bahwa putusan hakim mempunyai pertimbangan hukum yang dapat diakses secara luas.

Baca: 6 Warga Riau Ditangkap, Empat di Kampar dan Dua di Dumai, Pengedar Narkoba dan Miliki Pil Ekstasi

Baca: BREAKING NEWS : Mahasiswa Cipayung Demonstrasi di Kantor Gubri, Minta Kapolda Riau dan Gubri MUNDUR

Baca: Warga Inhu Riau Ditangkap karena Bakar Lahan, Tim Penertiban Korporasi Perkebunan Ilegal Belum Kerja

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved