Siak

Kisruh Soal Uang Makan Pekerja Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, PT UPN Tegaskan Sudah Bayar Rp 180 Juta

Kisruh persoalan uang makan puluhan sopir truk dan operator alat berat pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai ternyata sudah lama diselesaikan.

Kisruh Soal Uang Makan Pekerja Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, PT UPN Tegaskan Sudah Bayar Rp 180 Juta
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
TRIBUNPEKANBARU.COM - Proyek jalan tol Trans Sumatera Pekanbaru-Dumai. Foto diambil pada Rabu (30/1/2019). 

Kisruh Soal Uang Makan Pekerja Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, PT UPN Tegaskan Sudah Bayar Rp 180 Juta

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Kisruh persoalan uang makan puluhan sopir truk dan operator alat berat pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai, dengan PT Unggul Puspa Negara (UPN) selaku penanggung jawab para sopir dan operator ini, ternyata sudah lama diselesaikan.

Direktur Utama PT UPN Susilo kepada wartawan, Jumat (16/8/2019) menegaskan, uang makan para sopir truk dan operator tersebut, sudah dibayarkan sejak beberapa pekan lalu.

"Sebenarnya tidak ada persoalan tentang uang makan ini. Karena sudah lama kami selesaikan, kami terkejut juga ini mencuat," kata Susilo.

Baca: Setahun Uang Makan Tak Kunjung Dibayar, Puluhan Pekerja Jalan Tol Pekanbaru-Dumai di Riau Bereaksi

Ditambah, uang makan yang sudah dibayarkan sebesar Rp 180 juta. Pembayaran ini untuk tahun 2018 lalu, untuk bulan November dan Desember.

"Para pekerja ini sudah lama juga tidak bekerja dengan kita. Sudah lama tak kita perpanjang kontrak kerjanya. Mereka tidak bekerja dengan kita lagi," tegasnya.

Lebih lanjut Susilo menyampaikan, bahwa seluruh progres kerjanya sudah sesuai on the track.

"Kami ini mengerjakan proyek yang merupakan program Presiden Jokowi. Jadi, tidak mungkin kami main-main. Apalagi tentang hak pekerja," tegasnya.

Baca: Deretan DISKON Peringati 17 Agustus dari PHD, McD, KFC Hingga Starbucks, Simak Syarat Ketentuannya

Seperti diketahui, proyek jalan tol Trans Sumatera Pekanbaru - Dumai, terus digesar pengerjaannya.

Saat ini pembangunan tol Pekanbaru yang masuk di seksi 1 sudah teraspal sepanjang 6 kilometer dari total 9,5 meter.

Masih ada lebih kurang 3 kilometer yang masih dalam proses pengaspalan. Sedangkan 500 meter lagi masih dalam proses ganti rugi lahan.

Pemenang proyek pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai ini adalah PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).

Posisi PT UPN dalam pengerjaan proyek ini sebagai sub kontraktor PT PGAS. Sementara PT PGAS sub kontraktor PT HKI.(tribunsiak.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved