Citizen Report

Pengabdian Mahasiswa Kukerta UNRI di Riau Buat Pupuk Kompos dan Sabun Cuci Piring Dunligh Bagi Warga

Pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau Kukerta Universitas Riau (UNRI) di Riau dengan membuat pupuk kompos dan sabun cuci piring dunligh

Pengabdian Mahasiswa Kukerta UNRI di Riau Buat Pupuk Kompos dan Sabun Cuci Piring Dunligh Bagi Warga
Tribun Pekanbaru/Istimewa/Geo Rayfandy
Pengabdian Mahasiswa Kukerta UNRI di Riau Buat Pupuk Kompos dan Sabun Cuci Piring Dunligh Bagi Warga 

Kebutuhan akan sabun cuci piring meningkat seiring meningkatnya minat konsumen akan kemudahan dalam membersihkan peralatan dapur baik itu piring, gelas, dan pecah belah lainnya sehingga pilihan program kerja ini sangat tepat dan menguntungkan.

Baca: BREAKING NEWS : Dua Pelaku PEMERASAN Modus Ngaku Jadi Polisi Ditangkap sedang Beraksi di Pekanbaru

Baca: 6 Orang JAMAAH HAJI Asal Riau Meninggal Dunia di Arab Saudi saat Jalankan Ibadah, Ini Nama-namanya

Baca: Tiga Terdakwa NARKOBA di Bengkalis Riau Dituntut HUKUMAN MATI oleh JPU, Kuasa Hukum Ajukan Pledoi

Untuk menjadikan sabun cuci piring menjadi khasnya Desa Tandun kami menambahkan bahan berupa daun jeruk khas Desa Tandun yang diperoleh dari kebun salah satu warga di Desa Tandun.

Dalam pembuatan sabun cuci piring ini meningkatkan kreativitas masyarakat untuk membuat sabun cuci piring ini

Proses pembuatan sabun cuci piring ini diperkenalkan dengan pemahaman yang sederhana, bahan yang digunakan berupa bahan kimia yang ramah lingkungan.

Bahan dalam pembuatan sabun cuci piring ini berupa texapon, SLS, garam (NaCl), pewarna, pewangi dan irisan daun jeruk, dengan menggunakan baskom/ember besar semua bahan dimasukkan dan diaduk hingga merata.

Pembuatan sabun cuci piring ala Tandun ini sangatlah menguntungkan.

Jika dibandingkan dengan sabun cuci piring komersial, sabun cuci piring yang Tim KUKERTA  UNRI Desa Tandun ini lebih baik.

Hal ini ditonjolkan dalam segi ekonomi.

Jika dibandingkan dengan sabun cuci piring komersial untuk memperoleh 1,6 liter diperlukan Rp. 30.000 sehingga untuk mendapatkan 16 liter diperlukan Rp. 300.000, sedangkan jika kita buat sabun cuci piring sendiri dengan bahan baku Rp. 100.000 langsung didapatkan 16 liter.

Untung yang didapat mencapai Rp. 200.000.

Baca: SOAL Jaksa Agung Bukan dari Parpol dalam Kabinet Kerja Jilid II, Kapitra Ampera: Waiting Time Aja

Baca: TERUNGKAP Identitas Polwan Cantik yang Viral di Medsos, Lajang dan Ditakuti Jika Pegang Senjata

Baca: BREAKING NEWS : Sekdako Pekanbaru M Noer MBS Mendadak Kumpulkan Seluruh Pejabat Lurah

Halaman
1234
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved