Berita Riau

Bupati Rohul Riau Minta Napi Jangan Ulangi Perbuatan Masa Lalu,Serahkan Remisi ke 525 Warga Binaan

Sebanyak 525 warga binaan Lapas Kelas II B Pasirpangaraian mendapatkan pengurangan masa tahanan (remisi) umum pada HUT RI ke-74.

Bupati Rohul Riau Minta Napi Jangan Ulangi Perbuatan Masa Lalu,Serahkan Remisi ke 525 Warga Binaan
istimewa
Bupati Rohul H Sukiman menyerahkan remisi kepada perwakilan warga binaan Lapas Kelas II B Pasirpangaraian, Sabtu (17/8/2019). 

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Sebanyak 525 warga binaan Lapas Kelas II B Pasirpangaraian mendapatkan pengurangan masa tahanan (remisi) umum pada HUT RI ke-74, Sabtu (17/8/2019).

Seorang langsung bebas dan 9 warga binaan lainnya memilih menjalani subsider.

Dokumen remisi diserahkan langsung oleh Bupati Rohul H Sukiman didampingi Kalapas Muhamad Lukman, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Kapolres AKBP Hasyim Risahondua dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Rohul.

Bupati Sukiman berpesan agar warga binaan terus meningkatkan kualitasnya dalam pembinaan, jangan sampai berkelakuan kurang baik.

Jadilah orang yang berguna bagi nusa dan bangsa serta masyarakat sekitar. Jika sudah kembali ke tengah masyarakat, diharapkan tidak lagi mengulangi perbuatan buruk di masa lalu.

"Saya yakin warga binaan di sini semuanya bisa di bina menjadi lebih baik, semoga setelah kembali ke tengah masyarakat, warga binaan bisa memulai hidup yang lebih baik lagi," sebutnya.
Kalapas Muhamad Lukman menjelaskan, jumlah narapidana dan tahanan hingga 17 Agustus 2019 sudah mencapai 869 orang, terdiri dari 742 narapidana dan 127 tahanan.

Warga binaan didominasi 5 kategori besar yaitu narkotika 478 orang, pencurian 119 orang, perlindungan anak 104 orang, penganiayaan 32 orang dan perjudian 26 orang.

"Seperti halnya lapas lain di Indonesia, saat ini Lapas kelas II B Pasirpengaraian juga mengalami over kapasitas sebesar 496,6 persen dari kapasitas Lapas yang idealnya hanya dihuni 175 orang," jelasnya.

Pada hari kemerdekaan ke-74 ini, diajukan remisi bagi 742 warga binaan dengan rincian, remisi pertama 232 orang, remisi lanjutan 293 orang, remisi masih dalam proses 22 orang, tidak memenuhi syarat subtantif 77 orang, dan rekomendasi remisi susulan 118 orang.

"Dari 525 warga binaan yang mendapatkan remisi umum tahun 2019 ini, 399 mendapatkan remisi normal, remisi PP 99 sebanyak 126 orang dan remisi PP 28 nihil," sebutnya.

Sementara besaran remisi diterima bervariasi masing-masing, besaran remisi 1 bulan sebanyak 110 orang, remisi 2 bulan 122 orang yang terdiri dari 122 remisi umum I 121 orang dan RU II 1 orang dan langsung bebas pada hari HUT RI ke 74.

"Alhamdulilah salah satu saudara kita atas nama Gabe Rius Gea Bin Arman Gea hari ini bebas setelah mendapatkan RU II," terangnya.

Sementara, untuk besaran remisi 3 bulan terdapat 177 Orang, kemudian, remisi 4 bulan 77 orang dan RU II 6 orang namun harus menjalani hukuman subsider.

Besaran remisi 5 bulan 32 orang terdiri dari 31 orang RU I dan 1 orang RU II dan menjalani subsider, dan besaran remisi 6 bulan diterima 7 orang warga binaan, terdiri dari RU II 5 orang dan RU II 2 orang namun harus menjalani subsider. (Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved