Anita Tiba-tiba Menghilang Saat Cari Udang, Saat Itu Pula Terlihat Punggung Buaya

Seorang warga Tembilahan akhirnya ditemukan tewas setelah sehari sebelumnya menghilang saat sedang mencari udang. Diduga dia diserang buaya.

Anita Tiba-tiba Menghilang Saat Cari Udang, Saat Itu Pula Terlihat Punggung Buaya
Ist
BPBD Inhil dan Basarnas Inhil mengevakuasi mayat Anita dari Sungai Batang Tuaka, Tembilahan, Rabu (21/8). Anita diduga menjadi korban serangan buaya di sungai tersebut. 

tribunpekanbaru.com - Seorang warga Kelurahan Pekan Arba, Tembilahan, diduga menjadi korban penyerangan buaya di Sungai Batang Tuaka, Kelurahan Pekan Arba, Tembilahan. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (20/8) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban yang diketahui bernama Anita (27) diduga diterkam hewan buas tersebut saat mencari udang di tepian Sungai Batang Tuaka bersama rekan–rekannya.

Kedua rekan korban yaitu Trisno (39) dan Lahmudin (23), mengaku mendengar teriakan korban sebelum korban menghilang ke dalam sungai, serta melihat punggung buaya di sekitar korban menghilang ke dalam air.

“Tiba-tiba korban berteriak dan langsung menghilang ke dalam sungai. Kedua saksi melihat punggung buaya dari dalam sungai dekat korban menghilang. Selanjutnya seluruh saksi lari menuju ke darat untuk menyelamatkan diri,” ujar Kapolres Inhil AKBP Christian Rony melalui Paur Humas Aiptu Giri Wahyudi, Rabu (21/8).

Ditambahkan, sebelumnya pada pukul 12.00 WIB dua rekan korban turun ke sungai yang pada saat itu airnya dalam keadaan surut untuk mencari udang.

Selanjutnya sekira pukul 13.00 WIB, korban bersama dengan rekannya Latifah, Megawati, ikut turun ke sungai untuk mencari udang yang posisinya tidak jauh dari kedua saksi sebelumnya. “Pada saat itulah korban diduga diterkam buaya hingga menghilang,” tutur Giri.

Sekitar pukul 16.00 WIB, personel Polsek Tembilahan, BPBD Kabupaten Inhil, dan Basarnas Kabupaten Inhil tiba di TKP dan mencari korban di sepanjang aliran Sungai Batang Tuaka bersama dengan masyarakat.

Namun Anita baru ditemukan pada Rabu (21/8) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil dan Basarnas Inhil. Saat ditemukan, korban dalam posisi menelungkup di lumpur tepian Sungai Batang Tuaka.

“Alhamdulillah korban sudah ditemukan. Dua kilometer dari lokasi korban hilang,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil, Yuspik, Rabu (21/8).

Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved