Tribun Photo

FOTO: Berpakaian Melayu, Masyarakat di Pekanbaru Aksi di Polda Riau

Masyarakat yang tergabung dalam Aksi Rakyat Menggugat bersama Walhi melakukan aksi diam.

FOTO: Berpakaian Melayu, Masyarakat di Pekanbaru Aksi di Polda Riau - foto_berpakaian_melayu_masyarakat_di_pekanbaru_aksi_di_polda_riau_1.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Masyarakat yang tergabung dalam Aksi Rakyat Menggugat bersama Walhi melakukan aksi diam sambil memperlihatkan poster tuntutan di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Rabu (21/8/2019). (Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)
FOTO: Berpakaian Melayu, Masyarakat di Pekanbaru Aksi di Polda Riau - foto_berpakaian_melayu_masyarakat_di_pekanbaru_aksi_di_polda_riau_2.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Masyarakat yang tergabung dalam Aksi Rakyat Menggugat bersama Walhi melakukan aksi diam sambil memperlihatkan poster tuntutan di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Rabu (21/8/2019). (Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)
FOTO: Berpakaian Melayu, Masyarakat di Pekanbaru Aksi di Polda Riau - foto_berpakaian_melayu_masyarakat_di_pekanbaru_aksi_di_polda_riau_3.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Masyarakat yang tergabung dalam Aksi Rakyat Menggugat bersama Walhi melakukan aksi diam sambil memperlihatkan poster tuntutan di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Rabu (21/8/2019). (Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Masyarakat yang tergabung dalam Aksi Rakyat Menggugat bersama Walhi melakukan aksi diam sambil memperlihatkan poster tuntutan di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Rabu (21/8/2019).

Dalam aksinya mereka meminta kepada pihak Polda Riau untuk tidak mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan perkara (SP3) dan segera memproses perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran lahan yang menyebabkan kabut asap di Provinsi Riau. (Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).

Penulis: Dodi Vladimir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved