Berita Riau

Batasi Aktivitas di Luar Rumah, Dikes Rohul Catat 1.243 Penderita ISPA dan Ratusan Penyakit Lain

Dinas Kesehatan Kabupaten (Diskes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mencatat terjadi 1.243 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

Batasi Aktivitas di Luar Rumah, Dikes Rohul Catat 1.243 Penderita ISPA dan Ratusan Penyakit Lain
Tribun Pekanbaru
BPBD Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Membagikan 1500 Masker kepada Pengendara dan Anak Sekolah 

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Dinas Kesehatan Kabupaten (Diskes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mencatat terjadi 1.243 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) di 16 kecamatan di Rohul. Data tersebut sejak 6 Agustus 2019 hingga Kamis (22/8/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rohul, dr Bambang Triono mengungkapkan, data ISPA yang mencapai sekitar 1.243 kasus tersebut dirangkum dari 21 puskesmas.

Kasus ISPA setiap hari berfluktuasi. Angka ISPA tertinggi terjadi pada 10 Agustus 2019 sebanyak 139 kasus dan 19 Agustus 2019 sebanyak 126 kasus.

"Beberapa daerah khususnya daerah perbatasan, memang disebabkan karena kabut asap, tetapi ada juga yang bukan dikarenakan kabut asap dan merupakan kasus ISPA normal,"jelasnya.

Kecamatan Kabun, yang geografisnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Kampar, masih menjadi kecamatan dengan jumlah penderita ISPA tertinggi.

"Dari data Puskesmas Kabun, penderita ISPA di daerah tersebut sudah mencapai 136 kasus disusul Ujung Batu 122 kasus," sebutnya.

Selain ISPA dari catatan Dinas Kesehatan Rohul, tambah Bambang, penyakit lain yang diduga disebabkan kabut asap antara lain, iritasi mata 67 kasus, asma 40 kasus, pnemunioa 4 kasus dan iritasi kulit 99 kasus.

"Jadi kita imbau kepada masyarakat karena kabut asap mulai pekat, diharapkan membatasi kegiatan di luar rumah. Terutama pada bayi dan balita yang rentan gangguan kesehatan akibat kabut asap," imbuh Bambang.

Sementara, Plh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul
Afrizal mengatakan, untuk saat ini tidak ada terdeteksi titik api hotspot di Kabupaten Rohul.

Meski tak ada hotspot, kabut asap masih menyelimuti Rohul, tetapi sudah mulai berkurang akibat hujan lebat lumayan lama pada Rabu (21/8/2019) sore.

Jika kabut asap di Rohul menebal, maka akan pihaknya berikan masker kepada masyarakat, untuk tahap pertama 1.500 masker sudah dibagikan.

Kabut asap yang menyelimuti Rohul, merupakan kabut asap kiriman dari kabupaten tetangga, untuk Rohul saat ini zero hotspot.

"Jika asap menebal kita akan turun kembali ke jalan dan sekolah serta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membagikan masker. Mudah-mudahan hujan turun kembali di Rohul, sehingga kabut asap menghilang,"ujar Bambang. (Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved