Kalah Bersaing, Pedagang pun Enggan Berjualan di Dalam Pasar Inpres

Banyak kios yang kosong di dalam bangunan Pasar Inpres Pekanbaru saat ini. Pedagang memilih menggelar dagangan di luar karena lebih laku.

Kalah Bersaing, Pedagang pun Enggan Berjualan di Dalam Pasar Inpres
tribun pekanbaru
Pedagang di tepi Jalan H Agus Salim, Pekanbaru. Mereka enggan berjualan di dalam bangunan Pasar Inpres. 

tribunpekanbaru.com - Para pedagang masih berjualan di pinggri Jalan H Agus Salim, Pekanbaru. Mereka menjajakan beragam jenis barang dagangan di bahu jalan sebelah kiri dan kanan. Padahal, di lokasi itu ada Pasar Inpres Pekanbaru.

Namun ternyata, banyak pedagang yang enggan berjualan di pasar tersebut. Hanya ada 20 kios terisi di pasar yang dibangun tahun 1994 silam itu, sementara jumlah kios seluruhnya ada 74 kios. Dengan begitu, ada 54 kios yang hingga kini kosong.

Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Pekanbaru, Suhardi, tidak menampik kondisi itu. Ia mengaku banyak pedagang enggan berjualan di dalam Pasar Inpres, lantaran kalah bersaing dengan pedagang yang berjualan di pinggir Jalan H Agus Salim.

"Makanya banyak dari mereka yang berjualan di luar. Tapi sudah kita imbau untuk berjualan ke dalam pasar," jelasnya kepada Tribun, Kamis (22/8).

Pihak DPP pun sudah memanggil para pedagang untuk berdialog beberapa waktu lalu. Mereka hendak memaparkan rencana revitalisasi pasar itu yang dikerjakan dalam tahun ini. Pihak DPP mengundang 20 pedagang yang berjualan di kios pasar, namun yang hadir cuma 14 pedagang.

Dialog ini juga untuk memberitahu, bahwa revitalisasi bakal berlangsung hingga November 2019. Namun tidak ada tempat berjualan sementara bagi para pedagang tersebut. Meski begitu, Suhardi mengimbau agar para pedagang tidak perlu khawatir, sebab proses revitalisasi akan dilakukan bertahap. Sehingga tetap ada bagian Pasar Inpres yang masih bisa digunakan untuk berjualan.

"Saat ini proses revitalisasi sudah berlangsung, tapi masih ada tempat untuk berjualan sementara bagi pedagang Pasar Inpres," paparnya. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved