Pekanbaru

Kasus Pengadaan 500 Tiket Pesawat Senilai Rp550 Juta di Pekanbaru, Ini Klarifikasi dari Terdakwa

Eva dilaporkan oleh rekannya, Hanny atas tuduhan penipuan ke Polresta Pekanbaru.

Kasus Pengadaan 500 Tiket Pesawat Senilai Rp550 Juta di Pekanbaru, Ini Klarifikasi dari Terdakwa
rebelcircus.com
Ilustrasi pesawat 

Kasus Pengadaan 500 Tiket Pesawat Senilai Rp550 Juta di Pekanbaru, Ini Klarifikasi dari Terdakwa

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Eva Puri Herawati, terdakwa kasus penipuan pengadaan 500 tiket pesawat Citilink untuk perjalanan wisata, menyampaikan klarifikasi terkait perkara yang menjeratnya itu.

Dimana awalnya dalam kasus ini, Eva dilaporkan oleh rekannya, Hanny atas tuduhan penipuan ke Polresta Pekanbaru. Perkara ini sudah dijatuhi vonis oleh majelis hakim di persidangan.

Pada mulanya, keduanya bertemu sekitar bulan Maret 2018 untuk membicarakan masalah investasi pengadaan tiket pesawat itu.

Untuk diketahui, Eva dan Hanny sendiri awalnya dikenalkan oleh Niza, karyawan yang bekerja di tempat Eva.

Baca: Waspada Infeksi Setelah Melahirkan, Ini Cara Mencegah Masuknya Kuman pada Masa Nifas

Saat pertemuan itu, kepada Hanny Eva bercerita, dia mempunyai usaha tour dan travel bernama PT Tiva Tourindo Cakrawala.

Perusahaannya itu sedang bekerjasama dengan perusahaan lain di Jakarta untuk pengadaan 500 tiket pesawat Citilink untuk perjalanan PP Jakarta - Bali - Jakarta.

Perjalan ke Bali sesuai kesepakatan, diadakan tiga kali. Sebelumnya, perusahaan di Jakarta tersebut meminta untuk dua kali perjalanan.

Eva mengaku membutuhkan investor. Dia menjanjikan keuntungan bagi yang bersedia. Dia menjelaskan tiket pesawat sifatnya promo buy one get one.

Eva lantas menawarkan Hanny agar ikut investasi dalam proyek ini. Nilai kerjasama pengadaan 500 tiket pesawat Citilink itu senilai Rp550 juta.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved