Inovasi Ubah Biji Karet jadi Sendal Refleksi, Dua Mahasiswa Unri Raih Medali Perak di Korsel

Dua mahasiswa Unri meraih medali perak di Korsel, berkat inovasi mereka mengubah biji karet menjadi sendal refleksi yang menyehatkan.

Inovasi Ubah Biji Karet jadi Sendal Refleksi, Dua Mahasiswa Unri Raih Medali Perak di Korsel
istimewa
Dua mahasiswa Universitas Riau meraih medali perak di Korea Selatan, atas inovasinya mengubah biji karet menjadi sendal refleksi. 

tribunpekanbaru.com - Dua mahasiswa Universitas Riau (Unri), Herfran Riansyah Pratama dan Firman Edi, berhasil menorehkan prestasi di bidang sains dalam ajang bertaraf internasional di Korea Selatan. Kedua mahasiswa Unri itu membanggakan Indonesia, terkhusus Provinsi Riau.

Keduanya mendapatkan medali perak pada ajang The 6th Korea International Creative Invention Contest. Para mahasiswa ini memanfaatkan limbah biji karet untuk menjadi sandal refleksi. Selain itu, keduanya juga mendapatkan pengharagaan spesial dari Korea Invention Academy.

The 6th Korea International Creative Invention Contest 2019 ini berlangsung di Seoul, Korea Selatan, pada 10-12 Agustus 2019 lalu.

Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, yang mengetahui prestasi anak Riau di kancah internasional mengaku sangat bangga terhadap prestasi mereka. Ia pun berharap dua mahasiswa ini bisa menjadi contoh dan motivasi bagi mahasiswa lain, untuk bisa lebih giat lagi dalam belajar dan menggali potensi diri.

"Semoga prestasi ini bisa diikuti oleh pelajar dan mahasiswa di Riau yang bisa menciptakan kreatifitas. Apalagi prestasi keduanya ini dibuat di ajang internasional," kata Syamsuar, Kamis (22/8) lalu.

Sementara itu, Firman Edi mengungkapkan, limbah biji karet yang dimanfaatkan menjadi sandal refleksi, memiliki manfaat relaksasi bagi yang menggunakannya.

Selain itu, penggunaan sendal ini juga bisa untuk mengatasi sakit kepala, membantu pemulihan pascaterkena stroke, dan manfaat kesehatan lainnya pada tubuh.

"Bagi yang memiliki masalah peredaran darah pada kaki, cedera tangan dan kaki, mengalami cantengan, diare, demam, memiliki jumlah trombosit yang rendah, atau menderita gangguan tiroid, bisa menggunakan sandal yang sangat murah biaya produksinya ini," terangnya. (smg)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved