Bengkalis

Kasus Sabu 37 Kg di Riau, Kuasa Hukum Terdakwa Bacakan Pledoi 4 dari 5 Terdakwa di PN Bengkalis

Dalam sidang tersebut hanya empat orang terdakwa yang dihadirkan dalam persidangan.

Kasus Sabu 37 Kg di Riau, Kuasa Hukum Terdakwa Bacakan Pledoi 4 dari 5 Terdakwa di PN Bengkalis
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Sidang Pledoi empat terdakwa kasus 37 Kilogram Sabu digelar di PN Bengkalis, Jumat (23/8/2019) pagi. 

Kasus Sabu 37 Kg di Riau, Kuasa Hukum Terdakwa Bacakan Pledoi 4 dari 5 Terdakwa di PN Bengkalis

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Sidang Nota Pembelaan atau Pledoi kasus kepemilikan 37 kilogram sabu dengan lima terdakwa kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Jumat (23/8/2019) pagi.

Dalam sidang tersebut hanya empat orang terdakwa yang dihadirkan dalam persidangan.

Sementara satu terdakwa tidak dihadirkan di PN Bengkalis yakni Suci Ramadianto merupakan mantan Sipir Lembaga Pemasyarakatan Bengkalis.

Empat terdakwa yang dihadirkan tersebut diantaranya yakni Iwan Irawan, Rozali, Surya Dharma dan Muhammad Aris, keempatnta duduk di kursi pesakitan ruang Kartika Pengadilan Negeri Bengkalis.

Baca: Tiga Terdakwa Sabu 37 Kg Dituntut Hukuman Mati di PN Bengkalis Riau, Faktor Ini Memberatkan Hukuman

Baca: Kecelakaan di Riau 5 Penumpang Tewas, Bus PMH Tabrak Truk Tronton yang Sedang Parkir di Km 18 Rohil

Baca: Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan ABG di Siak Riau, Baru Kenal Lewat FB Sudah Ngajak ke Rumah Kosong

Baca: Kalap Cuma Dijatah 1 Menit, Pembunuh ABG di Riau Pukul DS Pakai Cangkul Lalu Setubuhi Lagi Mayatnya

Sidang nota pembelaan empat terdakwa ini, dipimpin langsung ketua majelis hakim Zia Ul Jannah didampingi dua hakim anggota Annisa Sitawati dan Mohd Rizki Musmar. Sementara Jaksa Penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Bengkalis diwakili Aci Jaya Saputra.

Pembacaan pledoi atau nota pembelaan berlangsung beberapa jam sekitar pukul 09.30 WIB sampai dengan Pukul 11.00 WIB.

Dalam pledoi dibacakan tim kuasa hukum empat terdakwa ini berkeyakinan dari fakta persidangan empat kliennya tidak terbukti bersalah.

Hukuman mati dan hukuman 20 tahun penjara yang dituntut majelis hakim terlalu memberatkan. Karena banyak fakta persidangan yang belum terbukti.

Diantaranya terkait bukti transaksi uang diduga untuk transaksi pembelian narkoba yang dituduhkan kepada klien mereka tidak dapat di buktikan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved