Nelayan di Riau Rencanakan Bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Adukan Masalah Ke Menteri Susi

Nelayan Panipahan, Kabupaten Rohil, Provinsi Riau berencana ingin bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan.

Nelayan di Riau Rencanakan Bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Adukan Masalah Ke Menteri Susi
Tribun Pekanbaru.com
Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau turut membahas rapat penyelesaian konflik nelayan antar 3 provinsi di Kantor Gubernur Provinsi Riau, Kamis (20/9/2018) lalu. 
Nelayan di Riau Rencanakan Bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Adukan Masalah Ke Menteri Susi
TRIBUNPEKANBARU.COM - Nelayan Panipahan, Kabupaten Rohil, Provinsi Riau berencana ingin bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan. 
Mereka ingin bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI untuk mencurahkan langsung  keresahan yang dihadapi nelayan di perairan itu ke Menteri Susi. 
Para nelayan yang tergabung dalam kelompok Masyarakat Nelayan Panipahan tersebut pun melakukan aksi galang dana untuk berangkat ke Jakarta. 
Mereka ingin menyampaikan langsung jika sampai saat ini para nelayan di daerah itu masih merasakan ketidak nyamanan saat mencari ikan. 
Pasalnya, di wilayahnya tangkap mereka banyak dimasuki kapal-kapal yang menggunakan alat tangkap Trawl atau pukat harimau. 

Baca: Empat Provinsi Buat Kesepakatan Atasi Konflik Nelayan di Perbatasan

Alat tangkap tersebut kerap menjadi pemicu terjadinya konflik antar nelayan di wilayah yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Utara itu. 
Ketua Masyarakat Nelayan Desa Panipahan Kabupaten Rohil, Riau, Marzuki mengatakan,  sebenarnya permasalahan tersebut pernah dibahas oleh perwakilan 4 provinsi di Kantor Gubernur Riau pada 2018 lalu. 
Namun hingga saat ini masyarakat nelayan belum melihat hasil konkret dari pertemuan tersebut. 
"Sampai saat ini maayarakat belum melihat wujud nyata dari hasil pertemuan tersebut," ujar Marzuki. 

Baca: Polwan Pemberi Miras Topi Koboi Ke Mahasiswa Papua Saat Aksi Damai Akhirnya Dinonaktifkan

Sebab itu, masyarakat nelayan Panipahan ingin menyampaikan langsung realita yang saat ini tengah mereka hadapi ke Menteri Susi. 
Dengan harapan, Menteri Kelautan dan Perikanan RI bisa memberikan solusi kepada para nelayan Rohil. 
Mereka tak ingin konflik berkepanjangan di kawasan tersebut kembali terulang. 
"kami takut apabila konflik terjadi lagi, maka yang rugi adalah masyarakat nelayan sendiri," ungkapnya. 
Diberitakan Tribunpekanbaru.com sebelumnya, Pemprov Riau dan provinsi yang perairannya saling berbatasan melakukan pembahasan terkait penyelesaian konflik nelayan yang berujung korban jiwa.

"Apalagi mereka (Nelayan) gunakan alat tangkap ikan yang dilarang dan berusaha melawan aparat kepolisian jadi bukan ditembak tapi tertembak oleh petugas, "ujar Herman Mahmud.

Baca: Duo Semangka Asuransikan Buah Semangkanya Yang Menjadi Aset, Per Buah Masing-masing Rp 250 Juta

Herman juga mengakui jika tidak ada perlawanan dari pihak nelayan Sumut yang selalu melakukan pencurian ikan di wilayah Rohil itu maka dapat dipastikan tidak ada korban jiwa.

"Dan ini berkat kerjasama dengan Nelayan disana. Kita bersyukur juga nelayan Riau di Rohil bisa menahan diri tidak mau main hakim sendiri, " ujarnya.

Sementara terkait adanya kesepakatan sebelumnya yang boleh mencari ikan di daerah manapun di perairan pesisir Selat Malaka oleh nelayan Riau, Sumut, Jambi dan Kepri. Menurut Herman memang tidak ada larangan.

"Yang ada hanya pelarangan penggunaan alat tangkap yang sudah jelas dilarang pemerintah pusat melalui aturan yang sudah dikeluarkan, dan ada sanksi hukum jika itu dilanggar, "ujar Herman.

Karena penggunaan alat tangkap yang dilarang tersebut mulai dari cangkang, Pukat Harimau dan alat tangkap kerang yang dilarang, jika digunakan maka menghabiskan ekosistem laut.

"Makanya tidak dibenarkan, kita mengharapkan agar ekosistem laut itu tetap terjaga dengan baik. Cuma di daerah kan masih banyak yang tidak mengetahui itu, "ujarnya.

Makanya lanjut Herman Mahmud seluruh daerah harus sosialisasikan aturan ini ke masing-masing nelayan di wilayah masing-masing sehingga tidak ada lagi yang melanggar aturan.

Nelayan di Riau Rencanakan Bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Adukan Masalah Ke Menteri Susi

Editor: Guruh Budi Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved