Sabtu Gubri ke Tembilahan Tinjau Kebakaran yang Hanguskan Pasar Terapung Tembilahan

Kebakaran besar tersebut menghanguskan ratusan kios dan ruko yang ada di Pasar Terapung, Jalan Yos Sudarso Tembilahan.

Sabtu Gubri ke Tembilahan Tinjau Kebakaran yang Hanguskan Pasar Terapung Tembilahan
tribun pekanbaru
Pasar Terapung Tembilahan dilalap api pada Kamis (22/8) dinihari dan hanya menyisakan puing. 

tribunpekanbaru.com - Musibah kebakaran yang terjadi di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mendapat perhatian dari Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar.

Seperti diketahui, pada Kamis (22/8) dinihari lalu sekitar pukul 02.00 WIB, sekitar 696 kios dan 17 toko yang berada di Pasar Terapung Tembilahan, Inhil, musnah terbakar.

Lokasi pasar yang terbakar tersebut berada di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Gubri H Syamsuar dijadwalkan meninjau langsung lokasi kebakaran tersebut pada Sabtu (24/8) ini. Syamsuar sekaligus akan membawa sejumlah kepala dinas terkait, untuk bisa mengambil kebijakan guna membantu pembangunan pasar yang terbakar tersebut.

"Saya sudah sampaikan kepada Bupati Inhil, HM Wardan, solusi dari Pemerintah Provinsi Riau melalui bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Karena program membantu pasar ada di pemerintah pusat," kata Syamsuar di kediaman dinasnya, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Jumat (23/8).

"Tadi (kemarin) Pak Sekda Inhil sudah ketemu saya dan melaporkan ada 696 kios dan 17 toko yang ludes terbakar. Saya terkejut juga, karena banyak keluarga yang menggantungkan hidupnya dari pasar tersebut," ujarnya.

Saat meninjau pasar yang terbakar di Indragiri Hilir hari ini, Syamsuar juga akan didampingi Balai Kementerian PUPR dan Kepala Dinas PU Riau. Syamsuar berharap Kementerian PUPR bisa membantu 100 persen pembangunan pasar yang terbakar itu.

"Saya sudah sampaikan ke Balai PU dan Kepala Dinas PU, besok semuanya akan saya bawa," sebutnya.

Selain menunjau korban kebakaran, Syamsuar juga akan melakukan koordinasi dengan Pemkab Inhil untuk melihat lokasi pedagang bisa berjualan sementara. Juga rencana lokasi pasar yang akan dibangun.

"Kita juga lihat kondisinya, apakah memungkinkan pasar tersebut dibangun lagi, atau di lokasi lain. Saya berharap pemerintah pusat bisa membangun pasar di Inhil ini seratus persen," ujarnya.

Namun menjelang dapat bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan pasar tersebut, pihaknya mengusulkan ke pemerintah daerah agar lebih dulu membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS), sehingga para pedagang yang kios dan tokonya terbakar bisa tetap berjualan di kios sementara tersebut.

"Saya sudah sampaikan kepada Pak Sekda (Inhil), buat TPS dulu, supaya pedagang tetap bisa berjualan," kata Syamsuar. (smg)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved