Tangis Rusnah di Sidang Pembunuhan Karyawan Indomaret, Fera Oktaria, 'Ponakan Saya Dibunuh'

Tangis Rusnah di Sidang Pembunuhan Karyawan Indomaret, Fera Oktaria, 'Ponakan Saya Dibunuh'

Tangis Rusnah di Sidang Pembunuhan Karyawan Indomaret, Fera Oktaria, 'Ponakan Saya Dibunuh'
TribunStyle.com Kolase/Facebook
Tangis Rusnah di Sidang Pembunuhan Karyawan Indomaret, Fera Oktaria, 'Ponakan Saya Dibunuh' 

Tangis Rusnah di Sidang Pembunuhan Karyawan Indomaret, Fera Oktaria, 'Ponakan Saya Dibunuh'

TRIBUNPEKANBARU.COM- Dituntut penjara seumur hidup tampaknya belum membuat puas keluarga Fera Oktaria tak puas terhadap perlakuan DP.

Orangtua korban yakni, Suhartini meneriakan ketidak puasannya.

Ia menilai hukuman mati pantas bagi pelaku yang telah menghabisi nyawa anaknya tersebut.

"Kami minta hukum mati itu baru pas. Anak saya hilang, saya tidak puas dengan hukuman ini,"kata Suhartini di luar ruang sidang Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (22/8/2019).

Dia terlihat kesal dan mengaku kecewa setelah mengetahui pembunuh anak bungsunya tidak diberikan hukuman secara maksimal dalam tuntutan Oditur.

Suhartini adalah ibu kandung Fera Oktaria (21) yang dibunuh oleh Prada DP.

Selama sidang berlangsung, Suhartini selalu hadir dan mendengarkan keterangan satu persatu saksi.

Suhartini mengatakan bahwa Prada DPbanyak menyebutkan kebohongan selama persidangan, salah satunya menyebut  Fera dalam keadaan hamil.

"Dia bohong terus dalam sidang, dia itu nangis puas sudah membunuh anak saya. Bukan nangis menyesal,"ujarnya.

Halaman
123
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved