Berita Riau

UPDATE: Kronologi Kecelakaan Tewaskan 6 Penumpang di Riau, Diduga Bukan karena Sopir Bus PMH Ngantuk

Peristiwa naas dialami para penumpang bus PMH yang melaju dari arah Medan ke Pekanbaru.

UPDATE: Kronologi Kecelakaan Tewaskan 6 Penumpang di Riau, Diduga Bukan karena Sopir Bus PMH Ngantuk
Polres Rohil
Peristiwa kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di ruas Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara, tepatnya di kilometer 18 Desa Bangko Bakti, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rohil Jumat (23/8/2019). Lima penumpang tewas. 

UPDATE: Kronologi Kecelakaan Tewaskan 6 Penumpang di Riau, Diduga Bukan karena Sopir Bus PMH Ngantuk

TRIBUNPEKANBARU.COM - Peristiwa naas dialami para penumpang bus PMH yang melaju dari arah Medan ke Pekanbaru.

Setibanya di ruas Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara, tepatnya di kilometer 18 Desa Bangko Bakti, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rohil Jumat (23/8/2019), bus yang mereka mengalami kecelakaan fatal.

Bus tersebut menabrak truk tronton yang sedang parkir di pinggir jalan.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di ruas Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara, tepatnya di kilometer 18 Desa Bangko Bakti, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rohil Jumat (23/8/2019). Lima penumpang tewas.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di ruas Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara, tepatnya di kilometer 18 Desa Bangko Bakti, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rohil Jumat (23/8/2019). Lima penumpang tewas. (Polres Rohil)

Diduga, sopir bus tidak mengantuk dan hilang kendali kendaraannya sehingga menabrak truk besar.

Lakalantas maut yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari ini.

Baca: Kecelakaan di Riau 5 Penumpang Tewas, Bus PMH Tabrak Truk Tronton yang Sedang Parkir di Km 18 Rohil

Mobil yang terlibat yakni satu unit bus PMH BK 7040 WA dengan mobil truk tronton BB 9413 FY yang sedang parkir di tepi jalan dikarenakan mengalami kerusakan mesin.

Kasat Lantas Polres Rohil, AKP David Richardo menjelaskan, dalam peristiwa ini, 5 orang penumpang bus meninggal dunia.

“Tiga orang korban tewas di tempat, sementara 2 lagi meninggal dunia saat di rumah sakit,” sebutnya saat dikonfirmasi Tribun.

Baca: Kasatpol PP Pekanbaru Sebut Ancaman Tembak dari Kabid Pemberantasan BNNP Riau: Seharusnya Diam Saja

Baca: BNNP Sebut Kabid Sedang Menyamar, Kasatpol PP Pekanbaru: Undercover Apa, Kok Menghalangi Penertiban

Berikut kronologi kecelakaan menurut keterangan AKP David Richardo:

1. Kejadian bermula saat bus PMH tersebut, melaju dari arah Medan ke Pekanbaru. 

2. Sampai di km 18, bus berjumpa truk tronton yang berhenti di pinggir jalan karena rusak.

Kasubag Humas Polres Rohil AKP Juliandi, menyebutkan truk tersebut diduga parkir karena mengalami kerusakan mesin atau kain close.

Truk tersebut menggunakan keranjang dan pelepah sawit sebagai tanda rambu untuk memberi peringatan kepada sesama pengendara.

3. Bus ini hendak mencoba menyalip namun dari arah berlawanan.

Namun saat hendak menyalip ini, ternyata ada kendaraan lain. Sopir bus banting stir ke kiri dan menabrak bagian belakang truk.

4. Tiga orang meninggal di tempat. Sejumlah penumpang bus ada yang mengalami luka ringan hingga luka berat.

5. Tiga penumpang lainnya juga meninggal dunia setelah dibawa ke Puskesmas

 

6. Sopir dari kedua kendaraan tersebut melarikan diri sesaat setelah lakalantas terjadi.

“Supirnya melarikan diri, ini yang sedang kita kejar. Kasus ini sedang kita selidiki,” ungkapnya.

David menambahkan, lakalantas ini diduga disebabkan lantaran kelalaian sopir bus PMH.

"Dugaan sementara kalau mengantuk mungkin tidak, tapi memang diduga karena kelalaian supir bus. Masih kita dalami,” ulasnya.

David membeberkan, selain itu pihaknya kini juga tengah mempelajari tata cara truk tronton yang berhenti tersebut.

“Kalau memang tata caranya yang tidak benar, berarti sopir truknya yang salah dan akan kita proses,” tegasnya. (Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda/Syahrul Ramadhan).

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved