Warga Pasaman Barat Hanyut Saat akan Selamatkan Motor di Seberang Sungai

Peristiwa terjadi ketika air sungai tiba-tiba meluap. Pemilik motor yang berada di seberang langsung berenang untuk menyelamatkan motor tersebut.

Warga Pasaman Barat Hanyut Saat akan Selamatkan Motor di Seberang Sungai
tribun padang
Korban hanyut saat dibawa ke Puskesmas Ranah Batahan, dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka di Simpang Tiga Ophir, Pasaman Barat. 

tribunpekanbaru.com - Beringin Sagala ternyata harus meregang nyawa saat berupaya menyelamatkan sebuah sepeda motor.

Kala itu, pria 35 tahun tersebut berupaya berenang untuk menyelamatkan motor di seberang Sungai Jorong Siduampan yang sedang meluap. Namun dirinya malah terseret arus hingga akhirnya tenggelam.

Koordinator Basarnas Pasaman Barat, Zulfahmi, saat dihubungi Tribun Padang
mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi tentang Beringin Sagala (35) yang terseret arus dari saksi yang bernama Hutapea (60), yang saat itu berada di ladang kebun sawit di pinggir sungai.

"Ladang tersebut lokasinya berseberangan dengan sungai. Saat itu korban melihat air sungai meluap dan hampir menyeret sepeda motornya yang berada di seberang sungai," katanya kemarin.

Korban lantas mencoba berenang menyeberangi sungai untuk menyelamatkan sepeda motornya agar tidak terseret arus sungai. Namun korban terseret arus sungai yang kemudian membuatnya tenggelam.

"Saat ini jasad Sagala (35), warga Simpang Tiga Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, sudah ditemukan," kata Zulfahmi.

Dikatakannya, bahwa Sagala (35) ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan.

"Setelah ditemukan langsung dilakukan evakuasi. Sagala ditemukan kurang lebih tiga kilometer arah ke muara dari posisi hanyutnya," katanya.

Ia menjelaskan, bahwa saat ini jenazah korban sudah diambil pihak kelurga dan dibawa ke rumah duka di Simpang tiga Ophir, Pasaman Barat. "Saat pencarian cuaca cerah, dan untuk kendala tidak ada," katanya.

Lansia Tewas
Sebelumnya, seorang warga seorang warga Ranah Batahan (Rabat) Utara bernama Siti Fatimah berumur 70 tahun, juga dilaporkan hanyut saat sedang mandi di Sungai Ranah Batahan, Jumat (23/8) sore lalu.

Koordinator Basarnas Pasaman Barat, Zulfahmi menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Informasi awal, menurutnya didapat dari Wali Nagari Rabat Utara, pada pukul 20.40 WIB.

"Kami mendapatkan laporan bahwa ada warga Ranah Batahan Utara yang hanyut di sungai," katanya.

Diterangkan, saat kejadian itu cuaca memang sedang turun hujan lumayan deras, dan pada saat itu warga tersebut hanyut di sungai. Zulfahmi juga menyebutkan bahwa pencarian sudah dilakukan dengan mengerahkan tim Search and Rescue (SAR) serata tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Pencarian juga dibantu pihak nagari dan masyarakat sekitar. "Saat ini tim gabungan SAR, BPBD, beserta pihak nagari dan masyarakat masih mencari di lokasi," ujarnya lagi. (rin/tribun padang)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved