HEBOH Kebiri Kimia di Mojokerto Bagi Pelaku Kejahatan Seksual 9 Anak, Jaksa Cari Lokasi Eksekusi

Kehebohan terjadi di Mojokerto terkait Vonis hukuman kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual. Kebiri Kimia ini dilakukan untuk pertama kalinya

HEBOH Kebiri Kimia di Mojokerto Bagi Pelaku Kejahatan Seksual 9 Anak, Jaksa Cari Lokasi Eksekusi
shutterstock
HEBOH Kebiri Kimia di Mojokerto Bagi Pelaku Kejahatan Seksual 9 Anak, Jaksa Cari Lokasi Eksekusi 

HEBOH Kebiri Kimia di Mojokerto Bagi Pelaku Kejahatan Seksual 9 Anak, Jaksa Cari Lokasi Eksekusi

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kehebohan terjadi di Mojokerto terkait Vonis hukuman kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual.

Kebiri Kimia ini dilakukan untuk pertama kalinya diputuskan di pengadilan Indonesia.

Meski undang-undang yang mengatur tentang hukuman kebiri kimia tersebut sudah disahkan sejak 2016, ternyata masih ada kendala dalam eksekusinya.

Hingga kini kejaksaan masih mencari rumah sakit yang mau mengeksekusi putusan ini.

Muh Aris (20), seorang tukang las asal Dusun Mengelo, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menjadi terpidana pertama yang harus menjalani hukuman kebiri kimia setelah terbukti melakukan perkosaan terhadap 9 anak.

Baca: Ditendang Pelaku Jambret, Driver Ojol Ini Tabrak Rumah Warga hingga Patah Tulang

Selain vonis hukuman kebiri kimia, Aris juga harus menjalani hukuman kurungan 12 tahun penjara dan denda Rp 100 juta, subsider 6 bulan kurungan.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto, Nugroho Wisnu mengungkapkan, pihaknya masih harus mencari rumah sakit yang bisa menjalankan eksekusi kebiri kimia.

"Kalau untuk pidana kurungannya sudah bisa dilakukan eksekusi. Namun, untuk kebiri kimia, kami masih mencari rumah sakit yang bisa," kata Wisnu, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (23/8/2019).

Sebelum ada vonis kebiri kimia, Ikatan Dokter Indonesia menolak menjadi eksekutor dari hukuman kebiri kimia.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved