Rokan Hulu

Omset Bisnis Daun Ganja Pasutri di Rokan Hulu Provinsi Riau Ini Mencapai Rp 1 Juta per Hari

Omset Bisnis Daun Ganja Pasutri di Rokan Hulu Provinsi Riau Ini Mencapai Rp 1 Juta per Hari

Omset Bisnis Daun Ganja Pasutri di Rokan Hulu Provinsi Riau Ini Mencapai Rp 1 Juta per Hari
Donny/Tribun
Ekspose Pasangan suami istri (Pasutri) asal Desa Tapung Jaya Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul),yang mengedarkan daun ganja 

Omset Bisnis Daun Ganja Pasutri di Rokan Hulu Provinsi Riau Ini Mencapai Rp 1 Juta per Hari

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Sp dan Fa Pasangan suami istri (Pasutri) asal Desa Tapung Jaya Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mengaku telah mengedarkan Narkoba jenis daun ganja kering sekitar satu tahun.

Ternyata, hasil dari menjual narkotika jenis daun ganja kering selama setahun yang dilakoni Pasturi tersebut, mendapatkan omset Rp 1 juta per hari.

Hal itu diakui tersangka‎ Sp (38 tahun) saat ekspos dipimpin Kapolres Rokan Hulu AKBP M. Hasyim Risahondua SIK, M.Si, didampingi wakilnya Kompol Willy Kartamanah, dan Kasat Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu AKP Masjang Effendi di Mako Polres barunya di Jalan Lingkar KM 4 Pasirpangaraian, Senin (26/8/2019).

‎Berdasarkan informasi dari Ekspos selain terlibat perkara Narkoba, tersangka Sp diketahui sebelumnya merupakan residivis perkara pembunuhan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Baca: BREAKING NEWS: Puluhan Mahasiswa di Pelalawan Unjuk Rasa di Depan Gedung Daerah, Ini Tuntutannya

Baca: VIDEO NEWS: BPBD Rokan Hulu Riau Bagikan 1500 Masker

Baca: VIDEO: Acara Presmian dan Syukuran Gedung Mako Polres Rokan Hulu yang Baru

Tersangka Sp mengaku, sebelum mengedarkan daun ganja kering di sekitaran Kecamatan Tandun dan Kecamatan Ujung Batu,‎ dirinya bekerja sebagai tukang panen TBS kelapa sawit di kebun masyarakat Desa Tapung Jaya.

Karena faktor ekonomi, dirinya memilih berjualan daun ganja kering, apalagi hasil bisnis haramnya tersebut sangat menggiurkan, ia bisa mendapatkan omset sampai Rp 1 juta per hari.

"Itu belum untung.‎ Hanya dua persen saja keuntungannya," kata tersangka Sp, Senin.

Tersangka Sp mengaku, daun ganja kering yang diedarkannya di wilayah hukum Rohul, didapatnya dari kenalannya yang tinggal di Kota Medan, Sumut, dan dirinya yang menjemput langsung.

"Pasca dirinya dan istri harus menjalani hukuman, tersangka Sp mengaku kedua anaknya dititipkan ke adik iparnya," sebutnya.

Halaman
123
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved