Terlambat Bayar Gaji Karyawan, PT SRK Harus Bayar Denda Rp1 Miliar Lebih

Pengawas Dinas Tenaga Kerja Propinsi Riau menetapkan agar PT Sinar Reksa Kencana (SRK) untuk membayarkan denda atas keterlambatan gaji karyawannya.

Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Pengawas Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Propinsi Riau menetapkan agar PT Sinar Reksa Kencana (SRK) untuk membayarkan denda atas keterlambatan gaji karyawannya.

Total denda yang dibayarkan mencapai Rp 1 Miliar lebih.

Namun menurut konfirmasi yang dilakukan, manejeman PT SRK yang baru enggan membayarkan denda keterlambatan gaji karyawan tersebut.

Baca: Diskes Riau Minta Puskesmas Prioritaskan Pasien ISPA

 Fernando, pengacara karyawan PT SRK mengatakan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya sudah menyampaikan laporan soal keterlambatan pembayaran denda karyawan tersebut.

"Tahun 2019 ada dua bulan dan tahun 2018 ada satu bulan," kata Dody menjelaskan keterlambatan pembayaran gaji karyawan PT SRK tersebut.

Berdasarkan laporan tersebut, Disnaker Propinsi melakukan pengawasan terhadap perusahaan.

Hasil pengawasan yang dilakukan, pengawas Disnaker Propinsi Riau mengeluarkan nota pengawasan.

Baca: Pertamina Dumai Libatkan Pekerja Milenial Saat Bagi-bagi Masker

"Kita berharap agar perusahaan membayarkan denda tersebut sesuai dengan hasil nota pengawasan yang dilakukan oleh pengawas Propinsi," kata Dody.

Sementara itu Mery, pengawas Disnaker Propinsi membenarkan bahwa pihaknya sudah menyerahkan hasil nota pengawasan atas laporan karyawan PT SRK.

"Sudah kita serahkan kepada pihak perusahaan, namun hingga batas waktu yang ditentukan tidak ada tindak lanjut dari pihak perusahaan," ujar Mery.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved