Evaluasi Penanganan Karhutla, Kodim 0314/Inhil Kumpulkan Dantim serta Danramil

Kodim Inhil mengumpulkan seluruh Dantim serta Danramil di jajarannya untuk mengevaluasi pelaksanaan pemadaman karhutla di wilayah Inhil.

Evaluasi Penanganan Karhutla, Kodim 0314/Inhil Kumpulkan Dantim serta Danramil
tribun pekanbaru
Kodim Inhil menggelar rapat evaluasi penanganan karhutla di Ruang Data Kodim 0314/Inhil, Rabu (28/8). 

tribunpekanbaru.com - Kodim 0314/Inhil memanggil dan mengumpulkan seluruh Dantim serta Danramil di jajaran Kodim 0314/Inhil, yang tergabung dalam Satgas Karhutla ke Makodim 0314/Inhil, Rabu (28/8).

Pemanggilan ini berdasarkan instruksi Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol (Inf) Andrian Siregar selaku Komandan Sub Satuan Tugas (Dansubsatgas) 08 Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Para Satgas dikumpulkan untuk rapat evaluasi penanganan karhutla yang telah dilaksanakan.

Pasi Ops Kodim 0314/Inhil, Kapten (Inf) Tarmizi menjelaskan, rapat evaluasi ini secara umum memaparkan kondisi karhutla di wilayah Kabupaten Inhil, dan cara menangani kebakaran serta untuk transparansi anggaran penanganan karhutla.

“Untuk melihat kemampuan personel dalam penanganan karhutla di lapangan,” ujar Tarmizi mewakili Dandim saat memimpin rapat di Ruang Data Makodim 0314/Inhil.

Pasi Ops meyakini semua tim sudah maksimal di lapangan, namun menurutnya, tim harus punya strategi yaitu satu komando, dan selalu koordinasi dengan aparat-aparat terkait seperti Polri, BPBD, Dinkes, dan MPA (Masyarakat Peduli Api).

“Tidak boleh bertindak sendiri-sendiri, harus selalu body system atau saling melindungi, lakukan selalu tindakan lapor cepat temu cepat, supaya komando atas cepat mengambil tindakan yang cepat dan tepat,” pesan Tarmizi.

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini berdasarkan pantauan satelit, titik panas (hotspot) di wilayah Inhil sudah mulai berkurang dengan adanya hujan yang turun beberapa hari terakhir. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk melaksanakan program karya nyata, terutama bagian pertanian.

“Namun tetap waspada dan pantau selalu titik-titik yang rawan kebakaran, jangan sampai kita kecolongan. Kita (TNI) harus lebih peka terhadap lingkungan dengan mengutamakan antisipasi dini dan cegah dini,” imbaunya.

Tarmizi berpesan agar setiap tim membuka posko terpadu, karena posko terpadu merupakan sentra informasi bagi semua pihak dalam memantau perkembangan kondisi karhutla di wilayah.

“Usahakan di setiap tim ada tim kesehatan untuk antisipasi kecelakaan di lapangan, dan pengadaan masker guna melindungi diri dari asap agar terhindar dari ISPA. Selalu berdo'a memohon Kepada Allah agar selalu terhindar dari segala bala dan bencana, serta utamakan faktor keamanan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan."

"Tetap semangat, semoga Alla SWT senantiasa memberikan perlindungan kepada kita semua,” tambahnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved