Hasil Pemeriksaan Rabu Pagi, Udara Tembilahan Dalam Kondisi Tidak Sehat

Kabut asap membuat udara di Tembilahan dan sekitarnya kini tidak sehat. Hal ini diketahui setelah Dinkes Inhil melakukan pengukuran kualitas udara.

Hasil Pemeriksaan Rabu Pagi, Udara Tembilahan Dalam Kondisi Tidak Sehat
tribun pekanbaru
Petugas Puskesmas membagikan masker kepada warga beberapa hari lalu. Dinkes Inhil menyebutkan, udara Tembilahan tidak sehat pada pengukuran Rabu (28/8) pagi. 

tribunpekanbaru.com - Kualitas udara di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) khususnya di Tembilahan dan sekitarnya cukup mengkhawatirkan.

Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan Indeks standar Pencemaran Udara (ISPU) yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil pada Rabu (28/8).

Hasil pemeriksaan terakhir pada Rabu (28/8) pukul 04.22 WIB–05.22 WIB di halaman Kantor Dinas Kesehatan Inhil di Jalan M Boya Tembilahan, ISPU menunjukkan angka 169 atau masuk dalam kategori tidak sehat.

Hasil ISPU ini diperoleh Dinkes Inhil setelah berkoordinasi dengan Balai Teknis Kesehatan Lingkungan (BTKL) Kota Batam, yang memang sengaja dimintai bantuan untuk memeriksa kualitas udara di Kabupaten Inhil.

“Kita sengaja datangkan dari BTKL Batam. Kondisi udara sekarang masih fluktuatif dari sedang sampai tidak sehat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, Zainal Arifin, Rabu (28/8).

Dikatakannya, BTKL Kota Batam memang sengaja dihadirkan untuk membantu mengukur kualitas udara di Inhil, karena saat ini alat ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) yang ada di Tembilahan tidak lagi berfungsi.

Hasil pemeriksaan yang mencapai angka 169 atau tidak sehat ini, tentu saja harus jadi perhatian khusus bagi kelompok rentan. Kelompok inidiminta untuk meliburkan aktivitasnya di luar ruangan berdasarkan surat edaran Bupati Inhil beberapa waktu lalu.

Kelompok khusus yang rentan kabut asap itu di antaranya siswa PAUD, TK, SD, ibu hamil, ibu menyusui, masyarakat dengan penyakit jantung kronis, dan kelompok masyarakat usia lanjut atau berusia lebih dari 55 tahun.

Kelompok ini bisa diliburkan dari aktivitasnya jika ISPU menunjukkan angka lebih dari 150 atau tidak sehat, karena kondisi udara tersebut sudah berbahaya dan mengancam kesehatan. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved