Polres Inhil Sebut Karhutla di Inhil Akibat Kelalaian Koorporasi dan Perorangan

Polres Inhil kini memokuskan penyelidikan mereka pada dua kecamatan, yaitu di Kecamatan Batang Tuaka dan Kecamatan Tempuling.

Polres Inhil Sebut Karhutla di Inhil Akibat Kelalaian Koorporasi dan Perorangan
TRIBUNPEKANBARU.COM/TENGKU MUHAMMAD FADHLI
Petugas BPBD Inhil dan BNPB sedang memadamkan api di Kecamatan Kateman beberapa waktu lalu. 

tribunpekanbaru.com - Polres Inhil telah menemukan titik terang pada penyelidikan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony melalui Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing membeberkan, penyelidikan kini difokuskan ke daerah Kecamatan Batang Tuaka dan Tempuling, yang memang sudah ada titik terang.

“Kami beserta jajaran Polsek sedang melakukan tahap penyelidikan. Kita targetkan di beberapa titik api yang memang sering menjadi karhutla, baik itu di lahan masyarakat maupun konsesi HTI maupun perusahaan,” ujar Indra, Rabu (28/8).

Dia menegaskan, saat ini ada dua penyelidikan yang sedang didalami, dan diduga merupakan kelalaian koorporasi serta perorangan yang segaja membakar lahan maupun tidak disengaja.

“Sementara kita masih penyelidikan, kita akan melakukan gelar perkara baik yang perorangan maupun kelalaian koorporasi. Yang jelas kita akan press release kembali bila tahap penyelidikan sudah kita tingkatkan ke tahap penyidikan,” terangnya.

Hotspot Nihil
Sementara itu, Badan Penanggulahan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, Rabu (28/8) kemarin menarik seluruh anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) yang sebelumnya berada di lapangan. Penarikan ini dilakukan setelah titik panas atau hotspot terpantau nihil atau sudah tidak ada.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil, Yuspik, menuturkan, BPBD Inhil telah melakukan patroli udara untuk memastikan keberadaan titik panas.

“Dari patroli udara sudah nihil. Di lapangan anggota TRC sudah tidak ada lagi karena titik api sudah nihil. Kemarin tiga regu juga sudah keluar dari lokasi,” ujar Yuspik.

Dikatakan, hujan yang mengguyur sebagian wilayah Inhil dalam beberapa hari terakhir membuat titik panas menghilang.

“Hari pertama hujan asapnya naik dulu, alhamdulillah dua tiga hari ini mulai normal,” tuturnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved