Pekanbaru

STORY - Ini Sosok Dibalik Tutupnya Lokalisasi Teleju di Pekanbaru, Terpilih Lagi Jadi Anggota DPRD

Teleju sendiri tutup sekitar sekitar tahun 2009 - 2010, proses penutupannya sendiri sempat memakan waktu dua tahun karena ada pro dan kontra.

STORY - Ini Sosok Dibalik Tutupnya Lokalisasi Teleju di Pekanbaru, Terpilih Lagi Jadi Anggota DPRD
Istimewa
Muhammad Sabarudi 

STORY - Inilah Sosok Dibalik Tutupnya Lokalisasi Teleju di Pekanbaru, Terpilih Lagi Jadi Anggota DPRD

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Masyarakat Pekanbaru dan Riau umumnya pasti mengetahui lokalisasi Teleju yang dilegalkan dulu di Kota Pekanbaru.

Lokalisasi ini tutup karena inisiatif dari seorang anggota DPRD Kota Pekanbaru saat itu yakni Muhammad Sabarudi yang didukung seluruh anggota DPRD nya saat itu.

Sehingga sosok Muhammad Sabarudi saat itu dikenal sebagai orang yang paling Intens dan kuat dalam menutup tempat berkumpulnya Pekerja Seks Komersial (PSK) tersebut.

Teleju sendiri tutup sekitar sekitar tahun 2009 - 2010, proses penutupannya sendiri sempat memakan waktu dua tahun karena ada pro dan kontra.

Baca: BREAKING NEWS: Pagi Ini Masih Terpantau 10 Hotspot di Riau, Meski Sempat Diguyur Hujan Lebat

Bahkan sebagai inisiator penutupan teleju tersebut Muhammad Sabarudi saat itu sempat mendapatkan penolakan langsung yang disampaikan beberapa masyarakat langsung ke dia.

Sabarudi saat itu duduk sebagai ketua Komisi I DPRD kota Pekanbaru dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), meskipun banyak perlawanan yang dihadapinya saat itu namun akhirnya rencana besar untuk penutupan akhirnya terwujud juga.

Pada pemilu 2019 ini nama Muhammad Sabarudi kembali terpilih menjadi wakil rakyat untuk Kota Pekanbaru, ia meraih 2.650 suara dari dapil Sail-Tenayanraya. Sabarudi juga menjadi kandidat untuk calon ketua DPRD Kota Pekanbaru yang juga milik PKS.

"Jadi dua tahun lamanya proses untuk penutupan, karena banyak yang tidak senang. Namun Mayoritas masyarakat Pekanbaru saat itu setuju itu ditutup," ujar Sabarudi mengingat kembali penutupan Teleju tersebut.

Dua pilihan saat itu diberikan kepada penghuni lokalisasi Teleju yang berasal dari luar dikembalikan dan diberikan keterampilan oleh Pemko.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved