Berita Riau

Kontrak Berakhir Desember 2019, Dosen Tetap Non-PNS STAIN Bengkalis Riau Kecewa Diberhentikan

Tujuh dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis kecewa dengan sikap kampus yang dianggap memutuskan hubungan kerja secara sepihak.

Kontrak Berakhir Desember 2019, Dosen Tetap Non-PNS STAIN Bengkalis Riau Kecewa Diberhentikan
Istimewa
Surat pemutusan Kerja dosen tetap non PNS STAIN Bengkalis 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Tujuh orang dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis kecewa dengan sikap kampus yang dianggap memutuskan hubungan kerja secara sepihak. Padahal kontrak mereka sebagai dosen tetap dengan status non-PNS baru berakhir Desember 2019.

Ramadhan Hamzah, satu di antara tujuh dosen yang menerima surat pemberhentian, Jumat (30/8/2019) mengatakan, pemberhentian terhadap dirinya cukup mengejutkan, pasalnya surat pemberhentian diterimanya secara mendadak.

"Surat pemberhentian saya terima pada Agustus lalu, kami diberhentikan per tanggal 1 Agustus. Itupun surat diterima melalui pos, saat itu saya lagi di Padang," jelasnya.

Alasan memberhentikan dosen tersebut karena adanya defisit anggaran di STAIN Bengkalis. Defisit terjadi karena tidak tecapainya pagu penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pada STAIN Bengkalis.

Alasan tersebut diragukan Ramadhan. Pasalnya, saat ini jumlah mahasiswa juga cukup banyak, ditambah lagi kabarnya setelah pemberhentian mereka STAIN Bengkalis menerima dosen baru berstatus dosen luar biasa.

"Kalau defisit anggaran, malah ada penambahan dosen baru pula. Ini tentu jadi pertanyaan kita," jelasnya.

Dugaan dirinya, pemberhentian tersebut kemungkinan ada sentimen pribadi. Sehingga keluar kebijakan seperti ini.

Tujuh orang yang diberhentikan secara sepihak adalah Ramadhan Hamzah, Suryadi, Harlinda, Feri Mariyanto, Ade Khairudin, Fadhillah Al Mausuly dan Indra Agus. Terkait pemberhentian ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan rekan rekan lainnya untuk mengambil langkah lebih lanjut.

Sementara itu Ketua STAIN Bengkalis Prof Samsul Nizar mengatakan, pemberhentian dilakukan sesuai dengan yang tertera pada surat.

"PNBP kita saat ini mengalami defisit. Padahal, sumber pembayaran dosen tetap bukan PNS diambil dari sumber PNBP," ujarnya.

Samsul Nizar mengatakan, terkait adanya isu pihaknya kembali menerima dosen tetap tidak benar. Karena pihak STAIN Bengkalis tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membayar gaji dosen tetap.

"Tapi untuk penambahan dosen luar biasa Insya Allah masih bisa. Karena pembiayaannya tidak sebesar dosen tetap,"ujar Samsul. (Tribunpekanbaru.com/muhammad natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved