Berita Riau

Pengerjaan Ruang Terbuka Hijau Lambat, Bupati Meranti Ganti Pejabat di Dinas Lingkungan Hidup

Melihat kondisi RTH, Irwan Nasir kecewa. Ia menilai pembangunan tahap pertama tidak dikerjakan secara maksimal dan tidak sesuai dengan target.

Pengerjaan Ruang Terbuka Hijau Lambat, Bupati Meranti Ganti Pejabat di Dinas Lingkungan Hidup
istimewa
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir M.Si, tinjau hasil pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) LAMR di Jalan Dorak, Selatpanjang, Jumat (30/8/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir Msi meninjau pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) LAMR di Jalan Dorak, Selatpanjang, Jumat (30/8/2019).

Pembangunan tahap pertama dengan alokasi anggaran sebesar 65 persen dari kebutuhan pembangunan secara keseluruhan. Spesifik bersaran anggaran yang dihimpun Rp 4,7 miliar mengingat minimnya kemampuan anggaran.

Namun, melihat kondisi RTH, Irwan Nasir kecewa. Ia menilai pembangunan tahap pertama tidak dikerjakan secara maksimal dan tidak sesuai dengan target.

Bahkan karena hal itu, Irwan menyebutkan sudah mengganti hampir seluruh perangkat inti di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti.

"Bukan kadis saja, timnya baru semua. Penilaian saya tim yang lama tidak maksimal karena sudah setahun lebih ini dibangun dan dipelihara belum menunjukkan hasil yang maksimal," ungkap Irwan.

Irwan mengatakan, alasan tim lama lambat dalam pengerjaan adalah karena takut tersandung dengan hukum.

"Kita coba mendalami, alasannya karena takut mungkin nanti berhadapan dengan aparat hukum, takut dengan LSM," ujar Irwan.

Walaupun demikian, Irwan mengatakan bahwa apabila pengerjaan RTH ini sesuai dengan SOP dan prosedur yang tepat seharusnya tidak ada yang perlu ditakutkan.

"Kalau ketakutan berarti ada sesuatu di situ," ujarnya.

Selama kurang lebih sebulan sejumlah perangkat inti DLH diganti, Irwan mengaku sudah menunjukkan hasil yang signifikan.

"Dalam satu bulan sudah menunjukkan hasil yang maksimal, saya harapkan ini dipertahankan dan ditingkatkan dalam waktu yang secepat-cepatnya karena kita berpacu dengan waktu," tegas Irwan.

Walupun demikian, ia menyangkal jika pembangunan RTH itu gagal.

"Kalau tidak maksimal iya, target yang kita kehendaki memang tidak tercapai. Karena tidak mencapai target makanya kita ganti semua orang-orangnya," ungkapnya.

Dalam upaya merampungkan pembangunan RTH tersebut, 2019 ini Pemkab Kepulauan Meranti kembali mengalokasikan anggaran sebesar 35 persen dari kebutuhan anggaran keseluruhan.

"Besaran anggaran tersebut ditambah lagi dengan kegiatan kegiatan kecil lainnya. Akhir tahun taman ini harus sudah jadi. Insya Allah target kami Desember 2019 sudah bisa dibuka untuk masyarakat,"ujar Irwan. (tribunpekanbaru.com/teddy tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved