Breaking News:

Rokan Hulu

VIDEO: Zulkarnain Diusulkan Sebagai Bakal Calon PAW Wabup Rohul Dari  Partai Golkar

Setelah wafatnya Masgaul Yunus, DPD II Partai Golkar Rohul , kembali mengusulkan bakal calon baru, sebagai calon Pengganti PAW Wakil Bupati Rohul

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: David Tobing

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Setelah wafatnya Masgaul Yunus, DPD II Partai Golkar Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kembali mengusulkan bakal calon baru, sebagai calon Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil Bupati (Wabup) Rohul.

Sebelumnya, almarhum Masgaul Yunus‎ telah mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar sebagai calon PAW Wabup Rohul, namun sebelum rapat empat partai koalisi dilakukan, anggota DPRD Provinsi Riau 2014-2019 tersebut meninggal dunia karena sakit.

‎Ketua DPD II Partai Golkar Rohul, Sari Antoni, mengungkapkan, pada Rapat Harian Pengurus di Kantor DPD II pada Sabtu (24/8/2019), telah ditunjuk Bendahara DPD II Partai Golkar Rokan Hulu H. Zulkarnain S.Sos, sebagai bakal calon PAW Wabup Rokan Hulu.

Sari Antoni mengaku,  surat usulan Zulkarnain sebagai bakal calon PAW Wabup Rohul,  sisa masa jabatan 2016-2020 sendiri telah dikirimkan oleh DPD II ke DPP Partai Golkar di Jakarta.

Ia mengharapkan, ke Fraksi Golkar di DPRD Rohul mematuhi apa yang menjadi keputusan atau rekomendasi DPP terkait Zulkarnain sebagai calon PAW Wabup.

"Tentunya saya berharap kepada Fraksi yang baru ini, ya kalau mereka tidak mematuhi, mendukung calon yang sudah diberikan oleh DPP‎ rekomendasi ya nantinya kita potong tangannya," tegas Sari Antoni usai Rapat Pimpinan DPD II Partai Golkar Rokan Hulu di Sapadia Hotel Pasirpangaraian, Rabu sore (28/8/2019).

"Untuk apa tinggal di Golkar, kan begitu. Ya kita tegas-tegas  saja, karena ini milenial, orang milenial tahu lah seperti apa , ya harus kita tegaskan sore ini‎ diketahui DPD satu agar mereka tahu," tambahnya.

‎Dirinya mengaku, seluruh kader Golkar harus bisa menerima keputusan partai, jika tidak silahkan pindah ke partai lain, golkar harus tetap besar di Rohul. 

Terlepas itu, Sari Antoni mengaku lamanya proses pemilihan calon PAW Wabup Rokan Hulu karena empat partai koalisi masing-masing mengajukan calonnya, dan setiap calon harus mendapatkan rekomendasi dari pengurus pusat.

"Masing-masing itu saja kendalanya, bukan ada hal-hal lain‎," jelasnya. 

Sari Antoni  menambahkan,  pasca meninggalnya Masgaul Yunus‎ yang telah mendapatkan rekomendasi, maka DPD II Golkar Rohul, kembali mengusulkan bakal calon PAW Wabup ke DPP.

‎"Kalau sudah selesai diturunkan oleh DPP nanti rekomendasi terhadap Zulkarnain, tentu kita tinggal melaksanakan,"‎ imbuhnya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Perempuan DPD I Partai Golkar Riau, Safitri Golkaria‎, mengatakan berkaitan dengan penegasan Sari Antoni apabila tidak mendukung akan potong tangan merupakan pernyataan sikap yang tegas.

"Dalam Partai Golkar, apabila sudah diperintahkan oleh pimpinan itu adalah harga mati, jadi wajib hukumnya bagi semua kader untuk‎ mengawal yang sudah diputuskan dan diperintahkan oleh ketua‎," tegasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved