Breaking News:

Kapolri Larang Aksi Unjuk Rasa di Papua dan Papua Barat, Melanggar UU? Ini Alasannya

Pasca-Kerusuhan di Papua dan Papua Barat pekan lalu, Kapolri, Jendral Titio Karnavian memerintahkan larangan berunjuk rasa di sana.

Editor: Ilham Yafiz
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Kapolri, Jenderal Tito Karnavian saat di Surabaya belum lama ini. 

Selain itu, terjadi pula kontak tembak antara aparat dengan kerumunan massa yang berunjuk rasa di wilayah Deiyai, Papua, Rabu (28/8/2019).

Peristiwa itu menyebabkan seorang personel TNI gugur. Lima personel Polri juga dilaporkan terluka.

Peristiwa bermula dari unjuk rasa yang diikuti sekitar 150 orang.

Mereka meminta bupati menandatangani persetujuan referendum. Aparat sempat berhasil melakukan negosiasi. Namun, tiba-tiba massa dalam jumlah yang lebih banyak datang dari segala penjuru sambil membawa senjata tajam.

Mereka pun menyerang aparat, baik TNI maupun Polri yang sedang melakukan pengamanan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapolri Larang Pelaksanaan Aksi Unjuk Rasa di Papua dan Papua Barat", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/09/01/11414051/kapolri-larang-pelaksanaan-aksi-unjuk-rasa-di-papua-dan-papua-barat

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved