Pelalawan

Angin Kencang Api Kembali Berkobar, Tim Gabungan Pelalawan Pedamkan Kebakaran Lahan di Tiga Lokasi

Api karhutla menyala lagi di Kelurahan Kerumutan Kecamatan Kerumutan, Desa Merbau Kecamatan Bunut, dan Desa Tolah Kecamatan Pelalawan.

Angin Kencang Api Kembali Berkobar, Tim Gabungan Pelalawan Pedamkan Kebakaran Lahan di Tiga Lokasi
Istimewa
ILUSTRASI - Pemadaman api Karhutla di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Minggu (18/8/2019). 

Angin Kencang Api Kembali Berkobar, Tim Gabungan Pelalawan Pedamkan Kebakaran Lahan di Tiga Lokasi

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Personil tim gabungan kembali diterjunkan untuk memadamkan api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tiga lokasi yang saat ini sedang berkobar, Senin (12/9/2019).

Api karhutla menyala lagi di Kelurahan Kerumutan Kecamatan Kerumutan, Desa Merbau Kecamatan Bunut, dan Desa Tolah Kecamatan Pelalawan.

Personil langsung dibagi tugas ke tiga areal untuk operasi pemadaman dan pendinginan. Lahan yang dilalap api merupakan tanah gambut yang cukup dalam sehingga sulit untuk dipadamkan.

"Api kembali muncul di lahan bekas terbakar yang ada di lokasi yang lama," kata Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, kepada tribunpelalawan.com, Senin (2/9/2019).

Baca: BREAKING NEWS: Kecelakaan Beruntun 15 Kendaraan di Tol Cipularang, 6 Orang Tewas, 4 Mobil Terbakar

Hadi menjelaskan, tim BPBD dan Damkar Satpol PP berkonsentrasi membantu pemadaman di Desa Merbau bersama tim rayon kecamatan.

Sedangkan tim dari Polres Pelalawan membekap pemadaman di Kerumutan yang sampai saat ini belum teratasi sepenuhnya. Sementara di Desa Tolam ditangani tim rayon kecamatan dibantu oleh regdam perusahaan.

Ia menuturkan, api kembali berkobar lantaran angin berhembus kencang yang ada di lokasi Karhutla.

Alhasil lahan gambut yang masih menyimpan bara api seperti terkipas hingga api menyala lagi.

Ditambah lagi dengan panas terik yang kering memudahkan api semakin merembet.

"Kita juga dibantu helikopter satu unit untuk melakukan water bombing di Kerumutan. Kendalanya karena angin kencang saja, jadi sulit memadamkan," tandas Hadi.

Kepala Desa Merbau, Edy Maskur membenarkan jika Karhutla di desanya belum berhasil dipadamkam. Api muncul di lokasi yang lama dan kembali mengeluarkan asap.

Baca: BREAKING NEWS: Dua Eksekutor Cuma Diupah Rp 100 Ribu, Istri di Riau Dalangi Pembunuhan Suami

Upaya pemadaman terus dilakukan hingga api dan asap hilang.

"Kita melakukan pemadaman setiap hari bersama tim dari instansi lain. Sebagian besar sudah pendinginan," tandas Edy Maskur. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved