Dugaan Kredit Fiktif BRI Ujung Batu Mulai Disidik Kejaksaan

Pihak Kejaksaan Tinggi Riau akhirnya meningkatkan status perkara dugaan korupsi kredit fiktif di BRI Cabang Ujung Batu ke penyidikan.

Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau akhirnya meningkatkan status perkara dugaan korupsi kredit fiktif di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Ujung Batu, Rohul dari penyelidikan ke penyidikan.

Peningkatan status perkara ini, setelah jaksa melakukan gelar perkara pada Senin (2/9/2019) usai proses penyelidikan rampung.

Dari hasil gelar perkasa tersebut, Jaksa meyakini adanya peristiwa pidana dalam kegiatan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tahun 2017 hingga 2018 di bank tersebut.

"Hasil ekspos, tim penyelidik sepakat meningkatkan status perkara dugaan korupsi kredit fiktif di BRI Cabang Ujung Batu dari penyelidikan ke penyidikan," ujar Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau Hilman Azazi.

Dengan peningkatan status itu dibeberkan Hilman, Jaksa penyidik akan segera melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

Hal ini guna mencari alat bukti, untuk menetapkan pihak yang dinilai bertanggung jawab dalam perkara tersebut.

Baca: Dua Gajah yang Sempat Masuk Kampung Diperkirakan Kembali ke Habitatnya di TNTN

Baca: TERUNGKAP Kata Sandi Transaksi Narkoba Internasional di Perbatasan Indonesia-Malaysia Selat Malaka

"Penyidik nanti akan memanggil dan memeriksa saksi-saksi. Ini akan dilakukan dalam waktu dekat," sebut Hilman lagi.

Untuk diketahui, pengusutan perkara itu dilakukan berdasarkan laporan manajemen BRI sendiri ke Korps Adhyaksa Riau beberapa waktu.

Satu persatu individu sudah dipanggil untuk diklarifikasi. Seperti Rusdi, Kepala Cabang (Kacab) BRI Ujung Batu saat perkara itu terjadi.

Ada juga nama Danna, Hamdani dan Slamet Riyadi.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved