Ibadah GPdI Efrata di Desa Petalongan, Inhil, Sementara Pindah Tempat

Kisruh rumah tempat tinggal yang dijadikan tempat ibadah di Desa Petalongan, Inhil, sudah mendapatkan titik terang.

Ibadah GPdI Efrata di Desa Petalongan, Inhil, Sementara Pindah Tempat
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadli
Kapolres Inhil AKBP Christian Rony saat pertemuan membahas pemindahan lokasi ibadah jemaat GPdI Efrata di Desa Petalongan, Inhil, Minggu (1/9) lalu. 

tribunpekanbaru.com - Masalah penolakan masyarakat terhadap aktivitas gereja GPdI Efrata yang dilakukan di rumah tinggal Pendeta Damianus Sinaga di Desa Petalongan, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), akhirnya menemukan titik terang.

Untuk sementara, aktifitas ibadah gereja tersebut akan dilaksanakan di GBI RT 004, hingga adanya tempat ibadah permanen yang lokasinya masih dicari oleh tim pencari lahan.

Senin (2/9) kemarin, tim yang telah ditunjuk berdasarkan hasil pertemuan akan melakukan pengecekan lahan untuk relokasi di RT 003 dan RT 004.

Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony P menuturkan, keputusan relokasi sudah final, sehingga selanjutnya akan menentukan lokasi yang tepat oleh tim yang sudah dibentuk.

Sembari mencari lokasi permanen, lanjut Kapolres, penentuan tempat ibadah sementara akan dilaksanakan di GBI RT 004 untuk minggu ini. Jika memungkinkan, untuk selanjutnya tetap di GBI sampai adanya lokasi tempat ibadah yang baru.

Menurut Christian Rony, pada setiap mediasi yang telah dilakukan baik pada tingkat Forkopimda Kabupaten Inhil dan Forkopimda Provinsi Riau, telah disepakati bahwa keputusan relokasi tersebut telah final.

“Terima Kasih kepada Pendeta Bapak Sianturi yang telah bersedia memberikan kesempatan kepada Pendeta Damianus Sinaga dan para jamaat GPDI untuk melaksanakan ibadah di gereja GBI sementara waktu, menjelang dapatnya lokasi beribadah yang baru bagi jemaat GPDI,” ujar Christian Rony usai mengikuti pertemuan membahas pemindahan aktifitas ibadah jamaat GPdI Efrata.

Selanjutnya, dikatakan Kapolres, setelah mendapatkan lokasi lahan relokasi, akan ditindaklanjuti dengan mengadakan rapat persetujuan lokasi yang akan disampaikan kepada Bupati.

“Setelah nantinya Pemkab Inhil bersama tim yang telah dibentuk mendapatkan lokasi tempat beribadah yang baru bagi jemaat GPDI, diharapkan kepada masyarakat Desa Petalongan tidak ada lagi yang melakukan penolakan terhadap tempat peribadatan tersebut,” harapnya.

Kepada segenap unsur terlibat yang terkait dengan pencarian lokasi tempat peribadatan tersebut, Christian Rony mengimbau agar saling bekerja sama dan bekerja keras untuk segera menemukan lokasinya, sehingga permasalahan ini dapat segera diselesaikan.

“Saya berharap kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama agar membantu Polri dan Pemda dalam menjaga situasi kamtibmas di Desa Petalongan ini. Segera menyelesaikan permasalahan ini dengan segera mencari lokasi lahan relokasi melalui tim yang sudah dibentuk,” tuturnya.

Pertemuan membahas pemindahan aktifitas ibadah jemaat GPdI Efrata ini digelar di Balai Desa Petalongan, Jalan Lintas Samudera, Desa Petalongan, Kecamatan Keritang, Inhil, Minggu (1/9) lalu.

Hadir dalam pertemuan antara lain Kepala Dusun (Kadus) dan RT serta masyarakat Desa Petalongan, yang dimediasi Wadir Binmas Polda Riau, AKBP Imam Saputra, Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, serta dihadiri Camat Keritang Hady Rahman, serta Pjs Kades Petalongan Tonifuddin. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved