Berita Riau

Pelanggar Lalulintas Didominasi Pengendara Roda Dua, Pelaksanaan Operasi Patuh 2019 di Kampar Riau

Para pelanggar lalulintas yang terjaring dalam Operasi Patuh 2019 ini didominasi oleh pengendara roda dua. Pelanggar tidak pakai helm dan aturan lain.

Pelanggar Lalulintas Didominasi Pengendara Roda Dua, Pelaksanaan Operasi Patuh 2019 di Kampar Riau
istimewa
Polisi menilang pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas pada Operasi Patuh Muara Takus 2019, Minggu (1/9/2019) di seputaran Kota Bangkinang, Kampar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Memasuki hari ke-4 pelaksanaan Operasi Patuh Muara Takus 2019, puluhan pengendara terjaring dalam operasi yang digelar Jajaran Satlantas Polres Kampar, Minggu (1/9/2019) di seputaran Kota Bangkinang.

Para pelanggar lalulintas yang terjaring dalam Operasi Patuh 2019 ini didominasi oleh pengendara roda dua. Pelanggaran tidak menggunakan helm serta kelengkapan lainnya sesuai ketentuan jadi yang banyak ditindak dolam operasi tersebut.

Sebanyak 24 pelanggar terjaring dalam Operasi Patuh dihari ke-4 dan terpaksa menerima sanksi tilang dari petugas.

Kegiatan Operasi Patuh tidak hanya digelar oleh Satlantas Polres Kampar, pada waktu bersamaan di sejumlah wilayah Polsek di Kabupaten Kampar.

Kasatlantas Polres Kampar, AKP Fauzi mengatakan, dari beberapa polsek yang menggelar Operasi Patuh, pada hari ke empat terdapat sejumlah penindakan. Diantaranya, Polsek Siak Hulu dengan 12 penindakan, Polsek Perhentian Raja 8 penindakan, dan Polsek Kampar Kiri 7 penindakan.

Kemudian, Polsek Tapung 7 penindakan, Polsek Tapung Hilir 6 penindakan, serta Polsek Kampar Kiri Hilir 5 penindakan.

Selanjutnya, Polsek Tambang 4 penindakan, Polsek Kampar 3 penindakan, Polsek Bangkinang Barat 3 penindakan dan Polsek Tapung Hulu 1 penindakan.

"Secara keseluruhan, jumlah pelanggar yang dilakukan penilangan hari ke-4 ini sebanyak 80 pengendara yang mayoritas pelanggar adalah pengendara sepeda motor," jelasnya, Senin (2/9/2019).

AKP Fauzi menyampaikan bahwa Operasi Patuh ini akan berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019, dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalulintas.

Ia mengimbau masyarakat untuk tertib berlalulintas demi keamanan diri sendiri maupun penggunaan jalan lainnya.

"Mari kita jadikan tertib berlalulintas ini sebagai kebutuhan dan stop pelanggaran," imbuh AKP Fauzi. (Tribunpekanbaru.com/ikhwanul rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved