Bengkalis

Istri di Riau Habisi Suami Lewat Pembunuh Bayaran, Kini Terancam Hukuman Mati di Sidang PN Bengkalis

Istri korban Rifna bersama dua rekannya sudah menjalani sidang perdana pembacaaan dakwaan.

Istri di Riau Habisi Suami Lewat Pembunuh Bayaran, Kini Terancam Hukuman Mati di Sidang PN Bengkalis
THINKSTOCK
jasad mayat 

Istri di Riau Habisi Suami Lewat Pembunuh Bayaran, Kini Terancam Hukuman Mati di Sidang PN Bengkalis

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Masih ingat kasus pembunuhan Salman (42) warga kecamatan Pematang Pudu kecamatan Mandau, yang dibunuh oleh istrinya sendiri dengan pembunuh bayaran, kini kasusnya bergulir di pengadilan Negeri Bengkalis.

Istri korban Rifna bersama dua rekannya sudah menjalani sidang perdana pembacaaan dakwaan.

Hal ini diungkap Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Bengkalis Iwan Roy Carles di dampingi JPU perkara pembunuhan tersebuy Eriza Susila kepada tribun, Selasa (3/9/2019) siang.

Iwan Roy Carles Kasi Pidum Kejari Bengkalis
Iwan Roy Carles Kasi Pidum Kejari Bengkalis (Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir)

Menurut Roy sidang perdana kasus pembunuhan tersebut dilaksanakan pada Senin (2/9) kemarin.

"Agendanya pembacaan dakwaan tiga orang terdakwa atas nama Rifna istri korban, Avwita bibik korban dan Honas yang melakukan eksekusi pembunuhan," ungkap Roy.

Baca: Istri Bunuh Suami di Mandau, Awalnya Mengadu ke Selingkuhan & Dukun untuk Menyantet Tapi Tak Mempan

Menurut dia, dalam dakwaan tiga tersangka ini, merupakan dakwaan tunggal.

Ketiga terdakwa didakwa melakukan pembunuhan berencana melanggar pasal 340 junto pasal 55 ayat satu KUHPidana.

Dengan ancaman minimal 20 tahun penjara dan maksimal hukuman pidana mati.

"Ketiga-tiganya ini terancam hukuman maksimal hukuman mati, karena pembunuhan yang dilakukan merupakan pembunuhan berencana," pungkasnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved