Janji Kampanye Jokowi Akan Bangun Jembatan Batam-Bintan Ternyata Tak Masuk APBN 2020

Plt Gubernur Kepri, Isdianto, mengaku kaget karena anggaran pembangunan jembatan yang sudah dijanjikan itu tidak masuk dalam APBN tahun depan.

Janji Kampanye Jokowi Akan Bangun Jembatan Batam-Bintan Ternyata Tak Masuk APBN 2020
tribun batam
Rencana jembatan yang menghubungkan Batam dan Bintan. Pembangunan jembatan ini dijanjikan Jokowi saat berkampanye di Batam April lalu. 

tribunpekanbaru.com - Rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan (Jembatan Babin), ternyata tidak masuk alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020.

Padahal, pembangunan Jembatan Babin merupakan satu dari beberapa janji politik calon presiden Joko Widodo (Jokowi), saat berkampanye di Stadion Tumenggung Abdul Jamal, Batam, 6 April 2019 silam.

Informasi tidak dialokasikannya anggaran pembangunan Jembatan Babin dalam APBN 2020, membuat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, H Isdianto kaget. “Kita akan tanyakan pemerintah pusat dulu apa yang sebenarnya. Kita akan tanyakan janji yang disampaikan (Jokowi) dulu,” ujar Isdianto kepada Tribun Batam, Selasa (3/9).

Isdianto menyebut, seharusnya dana pembangunan Jembatan Babin sudah dianggarkan pada tahun ini. Sebab Detail Enginering Desain (DED) jembatan tersebut sudah rampung. “Kalau DED-nya itu sudah wajib dianggarkan. Kalau tidak tahun ini, pasti tahun depan,” kata Isdianto.

Ketika ditanya soal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang menyatakan kalau DED baru akan disusun tahun depan, Isdianto hanya menjawab akan mempertanyakan hal itu terlebih dahulu ke pemerintah pusat.

“Kita perlu menanyakan kepastiannya. Ini ada informasi yang simpang siur,” tutur Isdianto lagi.

Sebelumnya, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IV Jambi-Kepri Kementerian PUPR, Budi Harimawan, memastikan anggaran pembangunan Jembatan Babin tidak masuk dalam anggaran Kementerian PUPR di APBN 2020 ini.

“Rencana pembangunan Jembatan Babin masih berada dalam tahap penyelesaian FS (fisibility study). Karena itu belum ada pembahasan anggaran,” ungkap Budi Harimawan, Selasa (27/8) lalu.

Sebelumnya diberitakan, saat berkampanye di Batam pada 6 April 2019 silam, ada dua janji politik Jokowi yang ditawarkannya kepada masyarakat jika dia terpilih lagi sebagai presiden. Di antaranya adalah membangun Jembatan Babin.

Jembatan yang menghubungkan dua pulau besar di Kepri ini memang telah lama digadang-gadang akan dibangun. Namun sampai saat ini belum juga terealisasi. Masyarakat Kepri juga sudah lama menantikan pembangunan jembatan ini.

"DED (Detailed Engineering Design) segera dibuat," ujar Jokowi saat berkampanye di lapangan parkir Stadion Temenggung Abdul Jamal kala itu. (rin/tribun batam)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved