Pekanbaru

Kunjungi Kantor Tribun Pekanbaru, FPK Riau Sampaikan Sejumlah Rencana Kegiatan

Pengurus Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Riau menyambangi kantor Tribun Pekanbaru, Jalan Iman Munanda Pekanbaru, Kamis

Kunjungi Kantor Tribun Pekanbaru, FPK Riau Sampaikan Sejumlah Rencana Kegiatan
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Pengurus Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Riau menyambangi kantor Tribun Pekanbaru, Jalan Iman Munanda Pekanbaru, Kamis (5/9/2019). 

Kunjungi Kantor Tribun Pekanbaru, FPK Riau Sampaikan Sejumlah Rencana Kegiatan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBANBARU - Pengurus Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Riau menyambangi kantor Tribun Pekanbaru, Jalan Iman Munanda Pekanbaru, Kamis (5/9/2019).

Sejumlah pengurus inti tampak ikut dalam rombongan ini, diantaranya adalah Ketua FPK Riau, Fahri Yasin, Wakil Ketua Bidang Organisasi Peng Suyoto dan beberapa Dewan pengurus FPK Riau.

Rombongan FPK Riau disambut langsung oleh Pimpinan Perusahaan Tribun Pekanbaru Anwar Helmi dan Pimpinan Redaksi Tribun Pekanbaru Hasanah Samhudi dan beberapa karyawan Tribun Pekanbaru.

Kedatangan pengurus FPK Riau ke kantor Tribun Pekanbaru ini merupakan salah satu program kerja FPK Riau pasca dilantik beberapa hari yang lalu.

Baca: 29 Mahasiswa Asal Papua Kuliah di Pekanbaru, Marecelino Puji Sikap Toleransi Masyarakat Riau

Baca: Kabut Asap di Riau, Disdik Pelalawan Belum Berani Liburkan Siswa, Kenapa?

Selain mengunjungi media massa di Pekanbaru, ada sejumlah program yang akan dilaksanakan oleh FPK Riau dalam waktu dekat ini.

Diantaranya adalah seminar penguatan organisasi dan seminar pembauran kebangsaan. Kemudian event parade bhenika tunggal ika dan rodshow ke 12 kabupaten kota di Riau.

"Selain itu kita juga nanti akan melakukan MoU dengan rumah sakit awal bros dan rumah sakit zaenab. Tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat paguyuban terhadap fasilitas yang diberikan oleh pihak rumah sakit," kata Ketua FPK Riau, Fachri Yasin di Kantor Tribun Pekanbaru, Kamis (5/9/2019).

Kemudian FPK Riau juga sudah mengirim surat ke Kementrian Dalam Negeri untuk melakukan penyempurnaan kembali Permendagri Nomor 34 tentang pedoman organisasi pembauran kebangsaan.

Fachri mengatakan, dengan dibentuknya FPK Riau ini pihaknya berharap agar keterlibatan paguyuban dalam mensukseskan pembangunan di Riau.

"Selain itu, dengan adanya FPK ini kita berharap silaturahim diantara penguyuban ini bisa terjalin lebih kuat lagi. Sehingga tidak ada lagi gejolak sosial, etnis dan budaya yang terjadi di Riau," katanya.

Baca: 850 Rumah Subsidi Siap Dibangun di Kel Agrowisata Pekanbaru, Pekarangan Ada Tempat Budidaya Lele

Baca: FOTO: Begini Kondisi Warga Riau yang Diserang Beruang di Kampar

Baca: Polres Metro Jakarta Barat Tangkap 3 Penyelundup Sabu di Pekanbaru, Istri Satu Pelaku Ngaku Trauma

Baca: Cerita Menegangkan Warga Riau yang Bertarung dengan Beruang di Kampar, Susah Payah Cari Pertolongan

Yang tidak kalah pentingnya, dengan adanya FPK ini, kemampuan masyarakat Riau yang heterogen, baik dari sisi suku, ras, asal daerah dan agama bisa memahami kedupan masing-masing.

Termasuk untuk kalangan yang minoritas. Seperti warga asal Papua misalnya. Yang juga ikut menjadi bagian dari FPK dan berbaur bersama dengan warga dari asal daerah dan etnis lainya.

"Saya melihat secara untuk di Riau gesekan antar etnis hampir tidak ada. Jadi Riau sangat kondusif dan sangat menghargai perbedaan," katanya. (Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono).

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved