Citizen Report

Mahasiswa Kukerta Tematik Universitas Riau Sosialisasi Hidroponik sebagai Solusi Keterbatasan Lahan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau Kukerta Tematik Universitas Riau sosialisasi hidroponik sebagai solusi keterbatasan lahan tanam

Mahasiswa Kukerta Tematik Universitas Riau Sosialisasi Hidroponik sebagai Solusi Keterbatasan Lahan
Tribun Pekanbaru/Istimewa/Syahlidan
Mahasiswa Kukerta Tematik Universitas Riau Sosialisasi Hidroponik sebagai Solusi Keterbatasan Lahan 

Mahasiswa Kukerta Tematik Universitas Riau Sosialisasi Hidroponik sebagai Solusi Keterbatasan Lahan Tanam

TRIBUNPEKANBARU.COM, CITIZENJOURNALISM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau Kukerta Tematik Universitas Riau sosialisasi hidroponik sebagai solusi keterbatasan lahan tanam.

Mahasiswa Kukerta Tematik  Desa Pulau Cawan melakukan sosialisasi mengenai teknik bercocok tanam dengan Hidroponik sebagai solusi keterbatasan lahan tanam di pesisir yang bertempat di Aula Kantor Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Baca: NAMA Kecamatan Baru Hasil Pemekaran, Nama Tampan Dihapuskan, Ini Kata Walikota Pekanbaru Firdaus

Baca: BREAKING NEWS : Pelantikan Anggota DPRD Riau RICUH, Sejumlah Mahasiwa Tiba-tiba Masuk Ruangan Acara

Baca: Anggota DPRD Riau dari Dumai Hadirkan Ratusan Ibu-ibu pada Acara Pelantikannya Sebagai Wakil Rakyat

Maksud pelaksanaan sosialisasi ini adalah membidik seluruh lapisan masyarakat desa agar dapat menikmati sayur-sayuran untuk diproduksi secara mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menjelaskan kepada audiens mengenai bagaimana pembuatan hidroponik sederhana dan kompleks, penyemaian bibit, serta perawatan masa pembibitan hingga sayur siap panen.

Gagasan kreatif ini muncul setelah dua perwakilan anggota yang melakukan survey lokasi pada bulan Agustus melihat lahan yang sangat terbatas untuk bercocok tanam.

Ditambah lagi, tingkat konsumsi sayur masyarakat desa sangat rendah dikarenakan jangakauan yang jauh dari perkebunan sayur.

Maka timbullah keinginan mahasiswa untuk memberikan solusi bercocok tanam tanpa mengharuskan masyarakat desa memiliki lahan tanam itu sendiri.

Niat mahasiswa ini disambut baik oleh masyarakat dan audiens yang menghadiri sosialisasi, terbukti dengan adanya rangkaian pertanyaan yang dilontarkan mengenai cara penanaman dan pengawasan masa pertumbuhan hingga sayur akan siap panen.

Sejumlah audiens menyatakan bahwa memang masyarakat memiliki hambatan untuk memperoleh sayur-sayuran setiap harinya.

Keterbatasan ini menjadikan masyarakat hanya mengkonsumsi sayur satu hingga dua kali dalam seminggu, padahal masyarakat desa gemar memakan sayur.

Baca: Robot Kursi Roda dari Riau Bernama Jeevo Smart Wheelchair Karya Mahasiswa PCR Tampil di IPA Convex

Baca: SUKARMIS Pimpin DPRD Riau, Anggota DPRD Riau Lambaikan Tangan kepada Undangan Usai Diambil Sumpahnya

Baca: Stand Up Indo Pekanbaru, Komika Rutin Berlatih Sepanjang Pekan, Bergiliran Hadiri Undangan Tampil

Selain melakukan sosialisasi, mahasiswa juga membawa model hidroponik yang terbuat dari rangkaian pipa paralon berbagai ukuran yang telah disiapkan sebelumnya serta bentuk dari hidroponik sederhana yang terbuat dari rangkaian papan dan spanduk bekas.

Selain itu dibawa pula bentuk tempat tanam bibit, serta bahan-bahan yang akan digunakan selama proses pertumbuhan seperti nutrisi (cair).

Harapan kedepannya, semoga program Kukerta Tematik Desa Pulau Cawan ini dapat menjadi dasar kemandirian masyarakat desa untuk meningkatkan konsumsi sayur di desa tersebut.

Mahasiswa Kukerta Tematik Universitas Riau Sosialisasi Hidroponik sebagai Solusi Keterbatasan Lahan Tanam. (Tribunpekanbaru.com/Citizen Journalism/Syahlidan)

Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved