Stimulasi Saraf dan Organ dengan Pengobatan Terapi Buluh Tua di Pekanbaru
Perguruan ini memiliki ilmu pengobatan yang diwariskan secara turun-temurun. Yakni Terapi Buluh Tua.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: ihsan
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Perguruan Silat Buluh Tua bukan hanya untuk belajar bela diri.
Perguruan ini memiliki ilmu pengobatan yang diwariskan secara turun-temurun. Yakni Terapi Buluh Tua yang prinsipnya stimulasi saraf dan organ tubuh bekerja.
H Yuzirman Sutan Malano, seorang guru pendiri Institute Silat Buluh Tua yang berlokasi di Jalan Merpati Nomor 5 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, melayani pasien dengan berbagai keluhan untuk diobati.
Silat Buluh Tua sendiri berasal dari Minangkabau. Salah satu aliran dari silek tuo yang tertua di Minangkabau. Yuzirman menyebutkan, Buluh Tua adalah singkatan dari Budi Luhur Tujuan Utama.
"Buluh yakni bambu. Artinya, berguna dari kecil untuk rebung, remaja menjadi anyaman, tua menjadi jembatan atau tiang rumah," ujar Yuzirman, Selasa (3/9/2019).
Awalnya terapi kesehatan ini hanya untuk internal perguruan. Misalnya, mengobati murid yang cedera saat latihan dan sakit. Lalu dikembangkan agar berguna untuk orang banyak.
Menurut Yuzirman, murid yang sudah level tinggi diberi pelajaran tentang ilmu terapi. "Terapi badan mengobati diri sendiri. Bantuan dari terapi mestimulasi saraf dan organ," jelas dia.
Yuzirman mengatakan, terapi hanya menggunakan media minyak yang dioleskan pada tubuh. Terapi dengan teknik pijatan tangan.
Terapi Buluh Tua terdiri beberapa jenis. Yakni, terapi pijat, urut, makanan, senam, mandi dan aroma.
Pijat dan urut adalah inti dari terapi ini. Makanan, senam dan mandi akan membantu proses pemulihan setelah pasien.
Ia mengatakan, setiap pasien yang datang harus diagnosa terlebih dahulu untuk mencari urat tubuh yang bermasalah.
Pria 66 tahun ini menyebutkan, urat menurut fungsinya, terbagi tiga jenis. Yakni, urat otot, urat syaraf dan urat darah.
Terapi Buluh Tua meyakini bahwa ketiga urat tersebut dapat memulihkan kesehatan jika fungsinya dan kerjanya dikembalikan seperti semula.
"Misalnya kalau darah tinggi karena pembuluh darah. Diterapi supaya urat darah lebih fleksibel dan peredaran darah kembali lancar," ujar pensiunan sebuah perusahaan minyak dan gas ini.
Yuzirman menyebutkan, selain darah tinggi, umumnya pasien yang diobati mengeluhkan syaraf terjepit, stroke ringan, radang sendi, lutut dan pinggang. "Ada juga terapi karena kerja keras, keseleo, memar otot dan ligamen," katanya.
Di samping itu, Yuzirman mengatakan, terapi urut juga baik untuk demam, flu karena daya tahan tubuh menurun dan tidak selera makan.
Terapi yakni dengan memasukkan energi magnetik statis ke dalam tubuh. Energi dimasukkan melalui tulang belakang, batok kepala dan sendi. "Terapi dilakukan cukup setengah jam hingga satu jam," kata Yuzirman.
Yuzirman mengatakan, terapi makanan, terapi senam, terapi mandi dan aroma membantu pemulihan kesehatan. Terapi ini memberi hasil yang maksimal asal dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Terapi makanan dianjurkan kepada pasien. Menurut dia, setiap keluhan diatasi dengan makanan dan minuman yang berbeda. Seperti mengkonsumsi jeruk nipis, kolang-kaling, air putih, madu, buah-buahan dan lainnya.
Kemudian terapi senam. Yuzirman menyebutkan, terapi senam dapat dipraktikkan 10 menit setiap hari di rumah. Sebelumnya, pasien telah diberi arahan tentang gerakan senam yang tepat.
Bagi yang ingin menjalani Terapi Buluh Tua dapat menghubungi Whatsapp nomor 081537574755 atau telepon 08127593526. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/terapi-buluh-tua.jpg)