Breaking News:

BREAKING NEWS

BREAKING NEWS : Warga Pekanbaru Gelar Aksi Damai Tolak Tempat Penampungan Pengungsi di Maharatu Riau

Breaking news : Warga Pekanbaru gelar aksi damai menolak tempat penampungan pengungsi di Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Risky Armanda
BREAKING NEWS : Warga Pekanbaru Gelar Aksi Damai Tolak Tempat Penampungan Pengungsi di Maharatu Riau 

BREAKING NEWS : Warga Pekanbaru Gelar Aksi Damai Tolak Tempat Penampungan Pengungsi di Maharatu Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Breaking news : Warga Pekanbaru gelar aksi damai menolak tempat penampungan pengungsi di Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau.

Warga Kelurahan Maharatu, khususnya RT 03 RW 06, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru menggelar aksi damai pada Senin (9/9/2019).

Baca: 13 Orang Tokoh Riau Terpilih Jadi Anggota DPR RI, Bentuk Forum DPR RI, Ada Bapak dan Anak, Siapa?

Baca: Siak Posisi 3 Terbesar Kasus Narkoba di Riau, Bupati Alfedri Ajak Masyarakat Minas Laporkan Pelaku

Baca: Polemik e-KTP di Riau, Disdukcapil Pekanbaru Butuh 33 Ribu Blangko e-KTP karena Pasokan Terbatas

Baca: DUGAAN Pelanggaran Etik Ketua PN Siak di Riau, Ariadi Kirim Bukti Tambahan ke Komisi Yudisial

Aksi digelar di depan kosan Nevada di Jalan Kartama Pekanbaru, yang rencananya akan dijadikan tempat penampungan pengungsi dari berbagai negara yang ada di Kota Pekanbaru.

Warga membawa sejumlah spanduk dan poster yang berisi penolakan akan rencana pemindahan pengungsi ke sana.

Ketua RT setempat, Muhammad Ravi menjelaskan, penolakan dari warga ini, lantaran ada isu-isu negatif yang berkembang terkait para pengungsi ini.

"Banyak yang nggak bagusnya, jadi warga terutama RW 06 menolak semua tempat penampungan Imigran di sini," tuturnya.

Wacana pemindahan pengungsi ke daerahnya disebutkan Ravi, sudah ada sejak 2018.

Dulunya, Nevada ini adalah kos-kosan yang kemudian dijual dan dijadikan tempat penampungan bagi para pengungsi.

Terkait ini dipaparkannya, warga sudah mengajukan keberatan ke sejumlah instansi.

"Warga sudah mengajukan keberatan ke Kelurahan, Kecamatan, Rudenim, Kesbangpol Kota Pekanbaru. Nanti akan ada rapat lagi membahas soal ini," bebernya.

Baca: Wisata Alam di Riau, Pantai Koneng Jadi Pilihan Warga Dumai Diakhir Pekan Nikmati Semilir Angin Laut

Baca: PERTAMA di Riau, 11 Merek Otomotif Ramaikan Pekanbaru Auto Show 2019 di Mal SKA, Catat Jadwalnya

Baca: Karhutla di Riau, Kejari Pelalawan Terima Berkas Perkara Tersangka Pembakar Lahan TNTN Riau

Baca: LAM Riau Upayakan Pengakuan Hak Hutan Adat dan Tanah Ulayat di Riau, Audiensi dengan Pemkab Siak

Sementara itu Riki, seorang warga memaparkan, ada sekitar 30 sampai 50 orang warga yang ikut dalam aksi damai tersebut.

"Penolakan ini memang karena orang ini (pengungsi) sudah beda dari kita, agamanya, belum lagi banyak kejadian di tempat-tempat lain. Mereka maling, lalu punya hubungan dengan istri orang," sebutnya.

Dia menambahkan, aksi ini adalah yang pertama kali dilaksanakan.

Tidak tertutup kemungkinan, akan ada aksi selanjutnya.

"Kalau memang nanti hasilnya belum berpihak kepada masyarakat yang menolak, akan ada aksi susulan yang lebih besar," tegasnya.

BREAKING NEWS : Warga Pekanbaru Gelar Aksi Damai Tolak Tempat Penampungan Pengungsi di Maharatu Riau. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved