Breaking News:

Berita Riau

Edukasi untuk Ibu Hamil Tentang KB, Dosen Kedokteran UNRI Sosialisasi AKI Melalui Skrining Prenatal

Edukasi untuk ibu hamil tentang Keluarga Berencana (KB), dosen fakultas kedokteran Universitas Riau (UNRI) sosialisasi AKI melalui skrining prenatal

Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Instagram.com/@ibuhamil_cantik
Edukasi untuk Ibu Hamil Tentang KB, Dosen Kedokteran UNRI Sosialisasi AKI Melalui Skrining Prenatal 

Edukasi untuk Ibu Hamil tentang KB, Dosen Kedokteran UNRI Sosialisasi AKI Melalui Skrining Prenatal

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Edukasi untuk ibu hamil tentang Keluarga Berencana (KB), dosen fakultas kedokteran Universitas Riau (UNRI) sosialisasi AKI melalui skrining prenatal.

Fakultas Kedokteran Universitas Riau mengadakan bakti sosial dalam bentuk penyuluhan dan pemeriksaan kehamilan (skrining prenatal) gratis di Desa Sibuak, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Baca: Khawatir Kabut Asap di Riau Mengganggu Tour de Siak 2019, Bupati Siak Alfedri akan Sholat Istisqa

Baca: Kadis PU Siak Laporkan Koordinator Aksi Demonstrasi ke Polda Riau dengan Kasus Pencemaran Nama Baik

Baca: Dugaan Korupsi Kredit Macet Rp 1.2 Miliar di Riau, Mantan Pimcab BRK dan Pihak Swasta Jadi Tersangka

Baca: PDI Perjuangan Mulai Buka Penjaringan Kepala Daerah Pilkada Riau 2020, Masrul Kasmi Langsung Daftar

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar yang diwakili kepala Dinas Kesehatan dan kepala Desa Sibuak dimulai pukul 07.30. Diselenggarakan di Aula Kantor Desa Sibuak.

Penyuluhan serta pemeriksaan kehamilan dilakukan Dr dr Donel S, SpOG (K) beserta tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Riau.

“Pada kegiatan tersebut diikuti sebanyak 113 peserta dengan komposisi pasangan suami istri usia subur dan ibu hamil,” ujar Dr dr Donel dalam rilis yang diterima Tribun, Senin (9/9/2019).

Dia mengatakan, tujuan kegiatan pengabdian tersebut memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya ibu hamil mengenai pemahaman tentang upaya penurunan angka kematian ibu hamil (AKI) melalui skrining prenatal.

“Selain itu, juga dilakukan penyuluhan Keluarga Berencana (KB) yang diharapkan dapat mengontrol angka kelahiran,” lanjut Dr Donel.

Dari kegiatan itu diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat pengetahuan dan peningkatan pemahaman mengenai kesehatan ibu hamil dan skrining prenatal serta kemungkinan adanya keadaan yang dapat menyebabkan kematian.

Masyarakat terutama ibu hamil meningkat kewaspadaannya untuk pentingnya skrining prenatal, sehingga dapat segera dirujuk ke profesional yang kompeten jika terjadi gangguan selama kehamilan.

Baca: STORY - IRT di Riau Terpilih Jadi Anggota DPRD, Satu-satunya Wakil Perempuan di DPRD Inhu, Kisah?

Baca: Suami dan Tiga Anaknya Jadi Anggota DPRD di Riau Satu Orang Jadi Ketua DPRD, Ini Kata Hj Juita Alfis

Baca: Kabut Asap di Riau, Asap Masuk Ruangan Kelas, Murid SDN Terpaksa Diliburkan, Orangtua Liburkan Anak

Dr dr Donel menerangkan berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, angka kematian ibu (AKI) sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup.

Target global MDGs (Millenium Development Goals) ke-5 adalah menurunkan AKI menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015.

Jika dilihat pada kondisi saat ini, maka diperlukan adanya kerja keras dan sungguh-sungguh untuk menurunkan AKI hingga 80 persen.

AKI Provinsi Riau pada tahun 2016 adalah sebesar 108 per 100.000 kelahiran dan menurun pada tahun 2018 sebanyak 7,0 per 100.000 kelahiran.

Baca: BREAKING NEWS: Kebun Kelapa Sawit Milik PT Adei Plantation and Industry di Riau Terbakar Seluas 4 Ha

Baca: Bapak di Riau Ini Terpilih Jadi Anggota DPRD Riau Tiga Anaknya Jadi Anggota DPRD Kuansing Siapa Dia?

Baca: BREAKING NEWS : Warga Pekanbaru Gelar Aksi Damai Tolak Tempat Penampungan Pengungsi di Maharatu Riau

“Salah satu penyebab menurunnya angka kematian ibu yaitu meningkatnya cakupan pelayanan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil dan meningkatnya cakupan persalinan yang dilaksanakan di fasilitas kesehatan,” jelas dia.

Dia mengatakan, AKI yang tinggi di suatu wilayah pada dasarnya menggambarkan derajat kesehatan masyarakat yang rendah dan berpotensi menyebabkan kemunduran ekonomi,dan sosial di level rumah tangga, komunitas, dan nasional.

Edukasi untuk Ibu Hamil tentang KB, Dosen Kedokteran UNRI Sosialisasi AKI Melalui Skrining Prenatal. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved