Pelalawan

Jarak Pandang 1.000 Meter & 57 Hotspot di Pelalawan, Asap Diduga Kiriman Kabupaten Tetangga di Riau

Dari 57 hotspot tersebut yang level confidence diatas 70 persen sebanyak 38 titik atau berpotensi jadi firespot atau titik api.

Jarak Pandang 1.000 Meter & 57 Hotspot di Pelalawan, Asap Diduga Kiriman Kabupaten Tetangga di Riau
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Hari ini, Senin (9/9/2019), hotspot atau titik panas di Kabupaten Pelalawan Riau meningkat drastis pagi hari mencapai 57 titik, menjadi terbanyak kedua di Provinsi Riau setelah Indragiri Hilir (Inhil) 117 titik. 

Jarak Pandang 1.000 Meter dan 57 Hotspot di Pelalawan, Asap Diduga Kiriman Kabupaten Tetangga di Riau

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Hari ini, Senin (9/9/2019), hotspot atau titik panas di Kabupaten Pelalawan Riau meningkat drastis pagi hari mencapai 57 titik, menjadi terbanyak kedua di Provinsi Riau setelah Indragiri Hilir (Inhil) 117 titik.

Dari 57 hotspot tersebut yang level confidence diatas 70 persen sebanyak 38 titik atau berpotensi jadi firespot atau titik api.

Hotspot dan firespot tersebar di beberapa desa dan kecamatan yang sampai saat ini masih terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Jarak pandang memang menurun diakibatkan oleh kekaburan udara akibat partikel kering seperti asap dan haze," tutur Kepala Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, kepada tribunpelalawan.com, Senin (9/9/2019).

Baca: Akhir Hayat Nenek Lela, Dipukul dan Ditendang Tetangganya Sendiri Hanya karena Persoalan Sepele

Baca: Gempar di Bogor, Anak Kambing Bermata Satu dan Tak Memiliki Hidung, Lihat Foto Kambing Menyeramkan!

Dikatakannya, asap yang menyelimuti Kabupaten Pelalawan berasal dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) lokal dan kiriman dari daerah lain. Pasalnya kabupaten dan provinsi tetangga terjadi Kahutla yang parah seperti Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Indragiri Hulu, termasuk provinsi Jambi serta Sumatera Selatan (Sumsel).

Hadi menjelaskan, Karhutla di Pelalawan terjadi di Kecamatan Kerumutan, Langgam, Bunut, dan Pelalawan. Operasi pemadaman dan pendinginan terus dilakukan oleh personil tim gabungan.

"Dari peta pergerakan asap memang menuju ke kita. Terbawa oleh angin dari Jambi dan daerah lainnya," tambah Hadi Penandio. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved