Pelalawan

Kabut Asap Kian Tebal di Pelalawan Riau, Bupati Malah Sebut Siswa Sekolah Belum Layak Diliburkan

Asap tebal sangat terasa menghambat pandangan mata dan terasa perih jika tak mengunakan pelindung wajah saat berkendara sepeda motor.

Kabut Asap Kian Tebal di Pelalawan Riau, Bupati Malah Sebut Siswa Sekolah Belum Layak Diliburkan
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Meski kondisi asap semakin tebal, Bupati Pelalawan HM Harris menyampaikan siswa sekolah belum layak untuk diliburkan. 

Mengingat pengalaman sebelumnya, anak-anak yang dirumahkan malah bermain bebas di luar rumah di tengah kabut asap tanpa kontrol dari orangtua

"Kalau diliburkan, asik bermain terus jadi kena juga. Tapi kalau di sekolah, di bisa ditahan di dalam ruangan," tanda Harris.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M.Kes menimpali, kualitas udara di Pelalawan masih kategori tidak sehat.

Hal itu bisa diatas dengan penggunaan masker bagi sisw sekolah. Kebijakan meliburkan pelajar apabila kualitas udara masuk kategori berbahaya.

"Kalau ISPU kita diatas 200 atau level berbaha baru direkomendasikan untuk diliburkan. Sekarang bisa pakai masker untuk mengantisipasinya," kata Asril.

Ia mengklaim pihaknya tel membagi-bagikan masker ke sekolah-sekolah melalui Puskesmas yang ada sebagai antisipasi timbulnya bahaya kesehatan akibat kabut asap.

Baca: Inilah Dua Pelaku Penikaman Santi, setelah Membunuh pun Masih Mencari Korban Lain dengan Modal Pisau

Pantauan tribunpelalawan.com di beberapa sekolah di Pangkalan Kerinci, aktivitas siswa di luar ruangan memang ditiadakan, seperti di SDN 012 dan SDN 009.

Pelajar diminta bertahan di lokal walaupun mata pelajar olahraga atau sejenisnya yang semestinya dilaksanakan dilaksanakan luar ruangan. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved