Berita Riau

Lahan Gambut Terbakar Kedalaman 1 Meter, 4 Ha Kebun Sawit Milik PT Adei Plantation di Riau Hangus

Kebun kelapa sawit seluas 4 hektare milik PT Adei Plantation Industry Distrik Nilo Kabupaten Pelalawan, Riau hangus rata dengan tanah.

Lahan Gambut Terbakar Kedalaman 1 Meter, 4 Ha Kebun Sawit Milik PT Adei Plantation di Riau Hangus
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Kebun kelapa sawit milik PT Adei Plantation and Industry di Kabupaten Pelalawan, Riau seluas 4 hektare terbakar. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Seluas empat hektare kebun kelapa sawit milik PT Adei Plantation Industry Distrik Nilo hangus rata dengan tanah.

Lahan terletak di KNB 1 divisi 2 Distrik Nilo yang terletak di Desa Batang Nilo Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Api menghanguskan tanaman sawit tua yang dua tahun lagi akan direplanting. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang timbul di tengah kebun langsung dilakukan pemadaman oleh tim regu pemadaman perusahan.

"Api pertama kali muncul Sabtu kemarin. Kita langsung menurunkan tim regu pemadaman pemadaman ke sini," kata Manager Kebun Divisi 2 PT Adei Distrik Nilo, Sugiarto, Senin (9/9/2019) yang ditemui di lokasi kejadian.

Tribunpekanbaru.com bersama anggota DPRD Pelalawan Abdul Nasib bersama juru warta lainnya berkunjung ke lokasi karhutla tersebut. Setelah menyusuri lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Adei berdasarkan petunjuk yang ada hingga sampa ke kebun yang terbakar di atas lahan gambut.

"Semua ini lahan gambut yang kedalamannya satu meter lebih, termasuk yang terbakar ini," tambah Sugiarto.

Ia menjelaskan, api muncul di tengah kebun sekitar pukul 16.30 WIB langsung membakar sawit dan merembet dengan cepat. Setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya menerjunkan 6 regdam yang dimiliki sert dibantu 10 alat berat untuk melokalisir api.

Tim pemadaman memadamkan api hingga beberapa jam, bahkan api sempat melompat ke kebun di seberangnya yang di batas kanal seluas tiga meter.

Setelah pukul 22.00 WIB baru berhasil dipadamkan dan kemudian pendinginan hingga Minggu (8/9/2019).

Setelah asap tidak muncul lagi, pihaknya kembali menurunkan alat berat untuk mencacah batang sawit dan menguburnya ke dalam tanah gambut. Seluruh area yang gosong dilalap api kemudian diratakan kembali.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved