Berita Riau

Lahan Gambut Terbakar Kedalaman 1 Meter, 4 Ha Kebun Sawit Milik PT Adei Plantation di Riau Hangus

Kebun kelapa sawit seluas 4 hektare milik PT Adei Plantation Industry Distrik Nilo Kabupaten Pelalawan, Riau hangus rata dengan tanah.

Lahan Gambut Terbakar Kedalaman 1 Meter, 4 Ha Kebun Sawit Milik PT Adei Plantation di Riau Hangus
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Kebun kelapa sawit milik PT Adei Plantation and Industry di Kabupaten Pelalawan, Riau seluas 4 hektare terbakar. 

"Dari sini akan nampak jika masih ada asap berarti bara api di bawah masih ada, jadi bisa langsung disirami," tambah Sugiarto.

Humas PT Adei Plantation and Industry, Budiman Simanjuntak membenarkan adanya lahan perusahaan terbakar.

Perusahaan menduga kejadian itu sengaja dibakar oleh orang yang tak bertaggungjawab. Pihaknya sudah melaporkan kebakara itu itu Polsubsektor Pelalawan.

"Pas kejadian kita sudah melaporkan secara lisan dan Babhinkamtibmas datang ke lokasi. Hari ini laporan resmi secara tertulis baru kita buat ke polisi," kata Budiman.

Anggota DPRD Pelalawan, Abdul Nasib menyayangkan adanya lahan perusahaan yang kembali terbakar.

Apalagi mengingat PT Adei sudah pernah terjerat kasus karhutla tahun 2013 lalu. Hal ini menunjukan pengawasan dan penjagaan perusahaan perkebunan sawit sekelas PT Adei sangat lemah.

"Padahal perusahan seharusnya safety-nya tinggi, bagaimana lahannya tidak terbakar. Kalau seperti ini terjadi berarti PT Adei tidak tanggap mengantisipasi karhutla di dalam lahannya," ungkap politis Partai Gerindra ini.

Jarak Pandang 1.000 Meter

Senin (9/9/2019), hotspot di Kabupaten Pelalawan meningkat drastis yang mencapai 57 titik. Menjadi terbanyak kedua di Provinsi Riau setelah Indragiri Hilir (Inhil) 117 titik.

Dari 57 hotspot tersebut yang level confidence di atas 70 persen sebanyak 38 titik atau berpotensi jadi firespot atau titik api. Hotspot dan firespot tersebar di beberapa desa dan kecamatan yang sampai saat ini masih terjadi karhutla.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved