Pekanbaru

Bayi Lelaki Terbungkus Kain Sarung Ditemukan Menggigil di Teras Warga di Rumbai Pesisir Pekanbaru

Warga di Gang Abadi, Jalan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru dikagetkan dengan ditemukannya seorang bayi laki-laki, Senin

Bayi Lelaki Terbungkus Kain Sarung Ditemukan Menggigil di Teras Warga di Rumbai Pesisir Pekanbaru
Istimewa
Kompol Supriyanto (kiri) Kasubbid Yanmed Dokkes dan Karumkit RS Bhayangkara Polda Riau, AKBP Khodijah (tengah) saat menunjukkan anak bayi yang ditemukan warga Rumbai Pesisir. 

Bayi Lelaki Terbungkus Kain Sarung Ditemukan Menggigil di Teras Warga di Rumbai Pesisir Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Warga di Gang Abadi, Jalan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru dikagetkan dengan ditemukannya seorang bayi laki-laki, Senin (9/9/2019) tengah malam.

Bayi itu ditemukan terbungkus kain sarung, diletakkan di sebuah kursi di depan teras rumah seorang warga.

Kondisinya ketika itu menggigil karena kedinginan. Dia juga terlihat sangat kelaparan.

Beruntung keberadaan bayi malang itu segera dilaporkan oleh warga ke Polsek Rumbai Pesisir.

Oleh polisi, bayi itu lantas dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dirawat.

Baca: Viral Istilah Tour de Asap di Medsos Anak Muda Siak Riau, Tokoh Pemuda: Jembatan Menuju Langit

Saat ini, bayi tersebut dirawat di ruang kebidanan.

Kasubbid Yanmed Dokkes Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto mengatakan, penemuan bayi laki-laki ini berawal saat seorang warga mendengar ada suara tangisan.

"Warga yang penasaran, lalu mencoba mencari asal suara. Ternyata ada seorang bayi laki-laki yang tergeletak di sebuah kursi di teras depan rumah warga, dibungkus kain sarung," sebut Supriyanto.

Dibeberkan Supriyanto, setelah diperiksa, bayi menangis kuat, gerakan aktif, tanda-tanda vital masih dalam batas normal.

Bayi tersebut memiliki berat badan 2300 gram, panjang 44 centimeter, tidak ditemukan tanda-tanda perawatan, serta feses dalam batas normal.

Baca: Warga Pekanbaru Disiram Soda Api Sampai Alami Luka Bakar, Satu dari Dua Pelaku Berhasil Ditangkap

Supriyanto memperkirakan, usia bayi tak berdosa itu sekitar dua atau tiga hari.

"Setelah kita periksa bayinya ini sehat sekali, cuma tali pusarnya saja yang pemotongannya tidak standar medis. Ditambah dia itu kelaparan dan kedinginan. Sekarang sudah aman dia," tuturnya.

"Kita sudah konsultasikan juga tentang kondisi bayi ke dokter spesialis anak dengan keadaan umum sangat baik. Kita juga sudah koordinasikan dengan Dinas Sosial Kota Pekanbaru," pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved