Berita Riau

Korupsi Proyek Pembangunan Jalan di Bengkalis, Mantan Sekda Dumai Ajukan Banding di PN Pekanbaru

Nasir yang juga merupakan mantan Sekda Dumai ini mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru melalui PN Pekanbaru.

Internet
Ilustrasi 

Korupsi Proyek Pembangunan Jalan di Bengkalis, Mantan Sekda Dumai Ajukan Banding di PN Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasca divonis 7 tahun hukuman penjara, terdakwa kasus korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih, Muhammad Nasir mengajukan banding.

Nasir yang juga merupakan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai ini mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru melalui Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. 

Adanya pengajuan banding oleh terdakwa Nasir ini dibenarkan oleh Panitera Muda (Panmud) Tindak Pidana Korupsi pada PN Pekanbaru, Rosdiana.

Baca: Jokowi Siapkan 1.000 Loker BUMN Bagi Mahasiswa Papua, Perusahaan swasta besar yang akan saya paksa

Selain Muhammad Nasir, terdakwa lainnya dalam kasus ini, Hobby Siregar selaku Direktur PT Mawatindo Road Construction (MRC) juga mengajukan banding.

Pasca dirinya mengikuti sidang vonis dua pekan lalu, dimana dia dihukum lebih tinggi 6 bulan, yakni 7,5 tahun penjara.

"Banding disampaikan kedua terdakwa ke kami (PN Pekanbaru) pekan lalu," kata Rosdiana, Selasa (10/9/2019).

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tidak ajukan banding.

"JPU belum ada," ucap Rosdiana.

Untuk diketahui, sidang vonis keduanya digelar pada Rabu (28/8/2019) lalu.

Baca: Kabut Asap Parah di Riau, 1.670 Masyarakat Kampar Terjangkit ISPA

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved