Berita Riau

NEWS VIDEO: Warga Marpoyan Damai Pekanbaru Tolak Tempat Relokasi Penampungan Pengungsi Asing

Aksi digelar di depan kosan Nevada di Jalan Kartama Pekanbaru, yang rencananya akan dijadikan tempat penampungan pengungsi dari berbagai negara yang

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU  - Warga Kelurahan Maharatu, khususnya RT 03 RW 06, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru menggelar aksi damai, Senin (9/9/2019).

Aksi digelar di depan kosan Nevada di Jalan Kartama Pekanbaru, yang rencananya akan dijadikan tempat penampungan pengungsi dari berbagai negara yang ada di kota Pekanbaru.

Warga membawa sejumlah spanduk dan poster yang berisi penolakan akan rencana pemindahan pengungsi ke sana.

Ketua RT setempat, Muhammad Ravi menjelaskan, penolakan dari warga ini, lantaran ada isu-isu negatif yang berkembang terkait para pengungsi ini.

"Banyak yang nggak bagusnya, jadi warga terutama RW 06 menolak semua tempat penampungan Imigran di sini," tuturnya.

Wacana pemindahan pengungsi ke daerahnya disebutkan Ravi, sudah ada sejak 2018.

Dulunya, Nevada ini adalah kos-kosan yang kemudian dijual dan dijadikan tempat penampungan bagi para pengungsi.

Terkait ini dipaparkannya, warga sudah mengajukan keberatan ke sejumlah instansi.

"Warga sudah mengajukan keberatan ke Kelurahan, Kecamatan, Rudenim, Kesbangpol Kota Pekanbaru. Nanti akan ada rapat lagi membahas soal ini," bebernya.

Sementara itu Riki, seorang warga memaparkan, ada sekitar 30 sampai 50 orang warga yang ikut dalam aksi damai tersebut.

"Penolakan ini memang karena orang ini (pengungsi) sudah beda dari kita, agamanya, belum lagi banyak kejadian di tempat-tempat lain. Yang mereka maling, lalu punya hubungan dengan istri orang," sebutnya.

Dia menambahkan, aksi ini adalah yang pertama kali dilaksanakan. Tidak tertutup kemungkinan, akan ada aksi selanjutnya.

"Kalau memang nanti hasilnya belum berpihak kepada masyarakat yang menolak, akan ada aksi susulan yang lebih besar," tegasnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved