Berita Riau

Satu Polisi Jaga Satu TPS, Kapolres Kuansing Riau Sebut Ada 11 Desa Rawan di Pilkades Serentak

Untuk pengamanan pilkades serentak, Polres Kuansing menerjunkan satu personel polisi ditugaskan mengamankan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Satu Polisi Jaga Satu TPS, Kapolres Kuansing Riau Sebut Ada 11 Desa Rawan di Pilkades Serentak
istimewa
Kapolres Kuansing AKBP M Mustofa

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Polres Kuantan Singingi (Kuansing) siap mengamankan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang akan digelar, Rabu (11/9/2019).

Untuk pengamanan, Polres Kuansing menerjunkan satu personel polisi ditugaskan mengamankan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pilkades serentak akan digelar di 94 desa yang ada di Kuansing. Pemungutan suara akan digelar Rabu.

"Untuk pengamanan tiap TPS, minimal satu personel Polri," kata Kapolres Kuansing AKBP M Mustofa, Selasa (10/9/2019).

Selain itu, terang Kapolres, untuk TPS yang dianggap rawan, akan ada sua personil yang di ploting. Akan ada juga petugas yang akan patroli secara rutin.

Dari hasil pemetaan Polres Kuansing, ada 11 desa yang rawan dalam pilkades ini. Desa tersebut akan mendapatkan pengamanan lebih dari desa lainnya.

"Dari sisi pengamanan, kita siap. Satu peleton juga stanby," ujarnya.

Dari 94 desa yang mengikuti pilkades serentak, sebanyak 334 calon yang memperebutkan kursi kepala desa. Satu desa, ada yang dua calon, tiga calon dan ada yang lima calon. Dalam aturannya memang maksimal hanya lima calon.

Sudah Distribusikan Surat Suara

Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kuansing memastikan surat suara sudah sudah terdistribusi ke seluruh desa yang menggelar pilkades.

"Sudah kita distribusikan ke seluruh desa. Semuanya sudah dapat," kata Plt Kepala Dinas Sosial PMD Napisman melalui Kepala Bidang PMD Dinsos, Arta Melia, Selasa (10/9/2019).

Ia menegaskan tidak ada kendala dalam pelaksanaan pemungutan suara yang digelar Rabu (11/9). Pendistribusian surat suara dilakukan Dinsos PMD Kuansing sejak Senin (9/9/2019).

Surat suara diserahkan ke panitia pemungutan suara di desa.

Arta Melia mengatakan dari 94 desa yang sudah menerima surat suara tersebut, ada beberapa desa yang mengaku kekurangan surat suara. Selasa sore, kekurangan surat suara tersebut segera dipenuhi.

"Ada tiga atau lima desa yang ngaku kurang surat suara. Kurangnya sedikit. Sore ini langsung kita penuhi," ujarnya.

Terkait dengan kotak suara, tinta, alat coblos dan lainnya dipersiapkan panitia di desa. (Tribunpekanbaru.com/dian maja palti siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved