31 Wanita Terjaring Razia Karena Terlibat Prostitusi Online di Kepulauan Riau, Polisi Amanka 2 TSK

31 Wanita Terjaring Razia Karena Terlibat Prostitusi Online di Kepulauan Riau, Polisi Amanka 2 TSK

31 Wanita Terjaring Razia Karena Terlibat Prostitusi Online di Kepulauan Riau, Polisi Amanka 2 TSK
TribunStyle.com/ GV Wire
31 Wanita Terjaring Razia Karena Terlibat Prostitusi Online di Kepulauan Riau, Polisi Amanka 2 TSK 

31 Wanita Terjaring Razia Karena Terlibat Prostitusi Online di Kepulauan Riau, Polisi Amanka 2 TSK

TRIBUNPEKANBARU.COM - 31 Wanita Terjaring Razia Karena Terlibat Prostitusi Online di Kepulauan Riau, Polisi Amanka 2 TSK.

Sub Direktorat V PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus prostitusi online di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Saat ini, 31 wanita yang sempat dijadikan pekerja seks komersial (PSK) oleh 2 tersangka (TSK) yakni Awi dan Fahlen masih menjalani pemeriksaan.

Kepala Bidang Humas Polda Kepri Kombes Saptono Erlangga mengatakan, 31 wanita tersebut dimintai keterangannya sebagai saksi.

Namun, setelah diperiksa, 31 wanita tersebut akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing melalui Dinas Sosial Kabupaten Karimun.

//

"Kami akan lakukan koordinasi dengan Dinas Sosial untuk pemulangan 31 wanita yang dijadikan PSK ini," kata Erlangga di Mapolda Kepri, Rabu (11/9/2019).

Subdit V PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri menetapkan 2 tersangka dari kasus prostitusi online di Karimun yang melibatkan 31 wanita belia dari berbagai daerah di Indonesia. 2 pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni, Awi (40) asal Batam dan Fahlen (19) asal Bandung.(KOMPAS.COM/HADI MAULANA)
Subdit V PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri menetapkan 2 tersangka dari kasus prostitusi online di Karimun yang melibatkan 31 wanita belia dari berbagai daerah di Indonesia. 2 pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni, Awi (40) asal Batam dan Fahlen (19) asal Bandung.(KOMPAS.COM/HADI MAULANA) (KOMPAS.COM)

Baca: Balon Bupati Inhu Bermunculan, Ada Khairizal Hingga Zulkarnain Kadir, Ini Sosok Mereka

Meski demikian, 31 perempuan tersebut diberikan kesempatan memilih untuk tetap berada di Kepri.

Sebab dari 31 wanita tersebut, ada sebagian yang memiliki keluarga di Kepulauan Riau.

Untuk yang memilih tinggal bersama keluarganya di Kepri, nantinya akan diminta untuk bersaksi di pengadilan.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved