Karhutla

Asap Tebal, Disdik Pelalawan, Riau Ingatkan Orangtua Tak Izinkan Anak Keluar Rumah Selama Libur

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan Riau mengingatkan seluruh orangtua siswa untuk tidak mengizinkan anak-anak keluar rumah selam libur.

Asap Tebal, Disdik Pelalawan, Riau Ingatkan Orangtua Tak Izinkan Anak Keluar Rumah Selama Libur
TRIBUN PEKANBARU / JOHANES WOWOR TANJUNG
Sekolah di Kecamatan Pangkalan Kerinci tertutup rapat dan tak ada aktivitas siswa setelah diliburkan selama dua hari oleh Dinas Pendidikan (Disdik), Rabu (11/9/2019) akibat kabit asap yang kian parah. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung) 

Asap Tebal, Disdik Pelalawan, Riau Ingatkan Orangtua Tak Izinkan Anak Keluar Rumah Selama Libur

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan Riau mengingatkan seluruh orangtua siswa untuk tidak mengizinkan anak-anak keluar rumah selam libur sekolah Rabu (11/9/2019) sampai Kamis (12/9/2019).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Disdik telah merumahkan seluruh siswa sekolah secara total selama dua hari.

Keputusan meliburkan siswa-siswa mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA sederajatnya setelah kabut asap semakin parah setiap hari. Dikuatirkan asap yang dihasilkan dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) membahayakan kesehatan para peserta didik.

"Kita tekankan para orangtua, jangan mengizinkan anak-anak keluar rumah. Sekarang sudah menjadi tanggungjawab keluar, jadi kita mengingatkan," kata Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan SMP Disdik Pelalawan, Anton Timur Jaelani MH, kepada Tribunpelalawan.com, Rabu (11/9/2019).

Baca: Asap Tebal Diduga Kiriman dari Sumsel dan Jambi, Ini Kata Wagubri Edi Natar

Baca: Kualitas Udara di Dumai Masih Dalam Level Berbahaya, Dinkes Bagikan Ribuan Masker

Baca: Ratusan Masyarakat Terserang ISPA RSUD Bagikan Masker untuk Pasien dan Keluarga Pasien

Anton Timur menjelaskan, pihak sekolah telah memberikan Pekerjan Rumah (PR) untuk dikerjakan selama libur.

Tugas-tugas itu diberikan agar siswa tidak ketinggalan pelajaran meski tak bersekolah. Jika kondisi kabut asap masih berlangsung dan kian parah, maka libur akan kembali diperpanjang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M.Kes membeberkan, masyarakat yang terkena penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) sepanjang Bulan September mulai tanggal 1 sampai 10 sebanyak 576 orang, dengan rincian berdasarkan usia dimana anak berumur dibawah 1 tahun sebanyak 39 orang, usia 1 sampai 5 tahun mencapai 128 orang, dan masyarakat berumur 5 tahun keatas mencapai 409 orang.

"Data yang masuk dari 14 puskesmas dan RSUD kita. Masyarakat terkena ISPA karena kabut asap," terang Asril.

Diskes menganjurkan, sedapat mungkin kelompok masyarakat yang rentan terkena gangguan kesehatan karena asap tidak keluar rumah seperti anak-anak, wanita hamil, hingga warga Lanjut Usia (Lansia).

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved