Sempat Jadi Sorotan Karena Paling 'Cekak', Capim KPK Ini Akui LHKPN yang Diserahkan Tak Terkoreksi

Sempat Jadi Sorotan Karena Paling 'Cekak', Capim KPK Ini Akui LHKPN yang Diserahkan Tak Terkoreksi di LHKPN KPK.

Sempat Jadi Sorotan Karena Paling 'Cekak', Capim KPK Ini Akui LHKPN yang Diserahkan Tak Terkoreksi
(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintouli Siregar saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019). 

Sempat Jadi Sorotan Karena Paling 'Cekak', Capim KPK Ini Akui LHKPN yang Diserahkan Tak Terkoreksi

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sempat Jadi Sorotan Karena Paling 'Cekak', Capim KPK Ini Akui LHKPN yang Diserahkan Tak Terkoreksi di LHKPN KPK.

Ia adalah Lili Pintouli Siregar. Capim KPK mengklarifikasi jumlah kekayaan yang dipublikasikan, yakni sebesar Rp 70 juta.

Ia mengoreksi bahwa jumlah kekayaan yang ia miliki sebenarnya mencapai Rp 700 juta.

Lili mengaku ada kesalahan dalam memasukkan data saat menyerahkan LHKPN ke KPK.

"Sebetulnya ini 700 juta. Jadi nolnya tambah satu. Kemarin sudah saya revisi, tidak terkoreksi dengan LHKPN di KPK," ujar Lili saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Baca: KPK Tidak Pernah Takut Saut Situmorang Pimpin Penutupan Logo KPK

Baca: Karut-Marut KPK, Sikap Jokowi Dinilai Tak Jelas Soal Rencana Revisi UU KPK

Baca: Abraham Samad Prihatin Nasib KPK Mati Suri Pasca UU KPK Direvisi, Ini Tanggapan Dewan Dari PDI-P

Jumlah kekayaan Lili sempat menjadi sorotan anggota Komisi III sebab jumlahnya paling kecil di antara sembilan capim lainnya.

Diketahui, jumlah kekayaan yang paling besar dimiliki oleh Irjen (Pol) Firli Bahuri, yakni Rp 18,2 miliar.

Lili merupakan mantan mantan Wakil Ketua LPSK dan berlatarbelakang advokat.

Soal harta kekayaannya yang terbilang kecil dibandingkan capim KPK lainnya, ia mengatakan bahwa hampir seluruh kekayaannya itu didapatkan ketika menjadi advokat.

Halaman
12
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved